PADANG-(Trubunolahraga)
EMPAT  Tim Kecamatan terbaik di Sumatera Barat memastikan tiket ke babak semifinal Piala Minang Kabau 2019, setelah tampil sebagai juara dan runner-up grup masing-masing. Babak semifinal akan digelar pada 16-17 Maret mendatang.

Keempat tim yang sudah melewati fase babak penyisihan di kota dan kabupaten masing-masing itu terdiri dari Kecamatan Kuranji (Padang) dan Padangpanjang Timur (Kota Padangpanjang) dari Grup M. Dua tim lainnya Kecamatan Guguk (Kabupaten 50 Kota) dan Kecamatan Talawi (Kota Sawahlunto).
Kecamatan Kuranji yang tahun ini tampil perkasa menggantikan Kecamatan Koto Tangah, jauara bertahan,  mengais nilai sempura dari tiga pertandingan pada babak perempat final. Menghantam tim kuat dari Kabupaten Tanah Datar, Kecamatan Sungayang pada pertandingan pertama dengan skor 2-0, lalu menghentikan Padangpanjang Timur 1-0 serta menghempaskan Kecamatan Sutera Pessel, 2-0.
Sementara Padangpanjang Timur mendampingi Kuranji dengan torehan empat poin, sama dengan Sungayang, tetapi unggul dalam agregat gol.Dua semifinalis lainnya, Kecamatan Guguk dan Talawi, jutsru bersaing lebih ketat lagi.
Dengan torehan tujuh poin hasil dua kali menang dan sekali seri, Guguk keluar sebagai juara Grup N, disusul Kecamatan Talawi yang unggul head to head dengan Kecamatan Aka Biluru, Kabupaten 50 Kota.
Cuma saja, panitia pelaksana, seperti disampaikan Sekretaris Panitia, Nofrialdi Nofi, untuk babak empat besar belum dutentukan tempatnya.
“Baru jadwalnya. Kita akan tetapkan dalam satu atau dua hari ini, di mana babak semifinal akan dibentang. Kalau bisa akan kita usahakan di tempat yang presentatif, dengan berbagai pertimbangan teknis maupun non teknis,” sebutnya.
Sementara itu, Kecamatan Kuranji yang tampil perkasa sejak awal turnamen, bertekad kembali membumikan Piala Minang Kabau di Kota Padang, setelah dalam dua pegalaran sebelumnya diambil Kecamatan Koto Tangah Padang.
Manajer Kuranji, Evi Yandri, mengaku siap bersama pelatih dan pemain untuk tidak melepas Piala Kebanggaan yang sudah dua tahun menjadi milik warga Padang.
Pada dua turmamen sebelumnya, Kecamatan Kuranji selalu kandas di babak penyisihan di tingkat kota.
Dan tahun ini mampu lolos ke empat besar dan tak akan mentyia-nyiakan kesempatan untuk lolos ke final dan sekaligus menjadi juara.
“Kesempatan ini tak boleh disia-siakan. Kita harus mempertahankannya untuk kota Padang. Ini harga diri orang Padang yang mesti tetap dijaga. Insya Allah, para pemain juga sudah siap dan bertekad untuk mengikuti jejak Koto Tangah yang sudah dua kali juara,” sebut Evi.( Yosrizal/-TOR-10)

TINGGALKAN KOMENTAR