Manajer Tim Kecamatan Kuranji, Evi Yandri Rajo Budiman tengah memberikan wejangan kepada para pemain Kuranji (Foto/Yosrizal)
PADANG-(TribunOlahraga)

SEJARAH Turnamen Sepakbola Kolosal Anak Nagari se Sumatera Barat, tampaknya belum akan bergeser. Dua kali gelaran sebelumnya, dominasi Kota Padang belum tergoyahkan. Kecamatan Koto Tangah, tampil sebagai pemuncak.

Kini, pada pentas ketiga turnamen yang awalnya bernama Piala Irman Gusman,  kemungkinan juga belum akan bergeser dari “kekuasaan” wakl Kota Padang. Kalau sebelumnya Koto Tangah, kini giliran Kecamatan Kuranji yang unjuk kekuatan.
Pada dua pementasan sebelumnya, kecamatan yang dulu dikenal dengan klub Desa Putranya, kandas di babak 16 besar.  Kini justru mampu meransek sampai ke babak semifinal, yang akan digelar pada 16-17 Maret 2019 di lapangan sepakbola Guguk Kabupaten 50 Kota.
Kuranji yang dikenal dengan julukan Harimau Kuranjinya, kembali bersua Kecamatan Talawi dari Kota Sawahlunto. Sebelumnya di babak 16 besar, keduanya pernah bertemu. Hasilnya, Kuranji takluk 0-1 dan menjadi runner-up grup untuk lolos ke babak perempat-final.
“Di semifinal, kami tak ingin kecolongan lagi. Tekad kami sudah bulat untuk tak melepas gelar juara kepada kota atau kabupaten lain. Pilihan kami adalah menang, ke final lalu menjadi juara,” kata Manajer Kecamatan Kuranji, Evi Yandri.
Pelatih Kecamatan Kuranji, Zul Udo, juga punya ambisi yang sama bersama pemainnya. Menurutnya, kejayaan Kecamatan Kuranji era 70 dan 80-an harus dikembalikan.
Dulu, ketika eranya  Syamsul Bahri, Bustanuddin, Suchyar, Bushendra, Faisal dan lain-lainnya, Kuranji adalah kiblat kekuatan Kota Padang dan mendoiminasi pemain PSP Padang.
Tetapi sejak 10 tahun terakhir, generasi sepakbola Kuranji seakan-akan pudar dan nyaris hilang.
“Kini saatnya kita kembali memunculkan anak Kuranji ke pentas elit sepakbola Sumbar dan Nasional,” tekada Zul Udo dan kawan Sekalian kita menjawab atas keprihatinan kita terhadap nasib PSP yang sampai kini masih berkutat di pentas Liga 3,” sebutnya.
Semifinalis lainnya adalag tuan rumah Kecamatan Guguk yang bersua runner-up grup M, Padangpanjang Timur. Padangpanjang Timur merupakan semifinalis tahun lalu dan bersua Kecamatan Talawi.
Artinya, dua tim semifinalis musim ini adalah semifinalis tahun lalu, tetapi berhadapan dengan dua pendatang baru yang mampu membuat langkah meyakinkan sejak dari babak penyisihan.
Sementara partai puncak turnamen yang digagas oleh wartawan olahraga senior, Hardimen Koto itu, akan digelar pada 23 Maret mendatang. Cuma saja, di mana petarungan memperebutkan tahta juara itu dipentaskan, belum dirilis panitia pelaksana.(Yosrizal/TOR-10)

TINGGALKAN KOMENTAR