JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Ajang sepeda santai bertajuk Gowes Nusantara 201 yang berada dibawah payung Ayo Olahraga dengan mengusung tema ”Kita Semua Bersaudara akan diawali dari kota Padang Sumatera Barat,  pada Minggu, (31/3)

Intinya melalui Gowes Nusantara ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan bagi seluruh rakyat Indonesia apapun sakunya, bahasanya, warna kulitnya maupun agama yang dianutnya.

”Saya berharap melalui program Gowes Nusantara 2019 ini mampu merangkai dan menguatkan persatuan dalam kebhinekaan sesuai dengan tema yang diusung. Dengan bergowes bersama-sama baik melakukan komunitas-komunitas sepeda maupun melalui personal akan tercipta interaksi sosial yang positif. Dalam nuansa kegembiraan sambil bersepeda akan melahirkan rasa persaudaraan yang kuat,”ujar Menpora Imam Nahrawi seperti dikutip dari siaran pers resmi Biro Humas Kemenpora yang diedarkan kepada media dalam jumpa pers di Media Center Kemenpora, Jumat, (29/3).

Program yang bertujuan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga ini akan dilaksanakan di 50 Kabupaten/Kota yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Puncak Gowes Nusantara 2019 sendiri rencananya akan dilaksanakan pada September 2019 mendatang, tepatnya saat perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September.

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta menilai kesuksesan gelaran yang sama pada dua tahun sebelumnya sangat di luar ekseptasi. Tolok ukurnya ialah dari antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam mengikuti program Kemenpora di tiap titiknya.

Karena itu, lanjut Isnanta, program ini nantinya harus bisa menjadi simulasi yang mampu membangun kesadaran tiap individu untuk berolahraga.  Kondisi tersebut secara otomatis akan meningkatkan angka kesehatan dan kebugaran . Tren ini begitu terlihat selama dua tahun terakhir ini.

”Yang paling menggembirakan karakter serta partisipasi masyarakat berolahraga terus membaik. Jika ini kembali digairahkan ke seluruh pelosok desa, niscaya Indonesia ke depan akan memiliki sumber daya manusia cerdas, sehat, bugar dan prima,”papar Isnanta.

Menurut data dari pemerintah, presentase partisipasi masyarakat berolahraga selalu menunjukkan peningkatan yang melebihi target. Pada 2017 misalnya, target 30 persen partisipasi yang dicanangkan ternyata mendapat capaian atau realisasi sebesar 32 persen. Begitu pula pada 2018 lalu dari target 33 persen, realisasinya adalah 34 persen.

”Namun demikian presentase itu masih dinilai rendah jika dibandingkan dengan total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 285 juta jiwa.Atas dasar tersebut, Kemenpora tak henti-hentinya mengkampanyekan Ayo Olahraga di setiap pelosok desa di Indonesia melalui program-program Pembudayaan Olahraga, salah satunya melalui program Gowes Nusantara 2019,”tambah Isnanta.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jelajah Sepeda Nusantara kembali hadir sebagai rangkaian dari Gowes Nusantara 2019. Diawali dari daerah paling ujung Timur Indonesia (Papua) dengan rute dari Merauke, Jayapura, Papua Barat, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur. Rombongan yang terdiri dari 15 pesepeda itu akan menyusuri  Indonesia mengayuh sepedanya sejauh 5.000 km yang akan berakhir di Mataram, Nusa Tenggara Barat.TOR-08

 

“Kami berharap melalui program Gowes Nusantara 2019 ini mampu merangkai dan menguatkan persatuan dalam kebhinekaan, sesuai dengan tema yang diusung. Dengan bergowes bersama-sama baik melakukan komunitas-komunitas sepeda maupun melalui personal askan tercipta interaksi sosial yang positif. Dalam nuansa kegembiraan sambil bersepeda akan melahirkan rasa persaudaraan yang kuat,” ujar Menpora Imam Nahrawi.

Sementara Isnanta mengatakan, Gowes Nusantara merupakan program yang bertujuan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga ini dilaksanakan di 50 titik kabupaten/kota yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR