TANGERANG-(TribunOlahraga.com)

Deklarasi dukungan untuk calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo yang dilakukan oleh Komunitas Olahraga di ICE BSD Tangerang, Banten, Minggu, (7/4) sebagai bentuk nyata dan sebuah harapan bahwa Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki kepedulian tinggi terhadap olahraga.Deklarasi Komunitas Olahraga Bersatu

Komunitas Olahraga melihat sosok itu ada pada Presiden Joko Widodo. Oleh karenanya, deklarasi Komunitas Olahraga Bersatu, Pemuda Influencer dan Disabilitas telah berbulat tekad untuk menjatuhkan dukungan dan pilihannya pada Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 01 Joko Widodo.

Deklarasi itu dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penasehat Komunita Olahraga Bersatu Raja Sapta Oktohari bersama Keua Pelaksana Richard Sam Bera. Sekitar 8000 massa ikut membaru dalam acara deklarasi tersebut.

Keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games (APG 2018 menurut Oktohari tak lepas dari dukungan pemerintah dalam hal hal Presiden Joko Widodo.

Di kedua multi even itu Indonesia tak hanya sukses sebagai penyelenggara juga mampu menorehkan prestasi monumental. Di Asian Games menembus posisi empat besar dengan torehan 31 medali emas sementara di APG masuk lima besar dengan raihan 37 medali emas. Suatu lonjakan prestasi yang sesungguhnya tak diprediksi sebelumnya.

”Dan jujur saja kami melihat keberhasilan itu berkat totalitas seorang Presiden yang secara terus menerus memantau dan memonitor setiap perkembangan baik saat persiapan maupun saat berlangsungnya Asian Games dan Asian Para Games,”kata Okto yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB.ISSI) itu.

Bukan hanya itu saja, lanjut Oktohari, Presiden Joko Widodo juga sangat memperhatikan masa depan dan kesejahteraan atlet berprestasi. Begitu Asian Games dan Asian Para Games selesai, pemerintah melalui Kemenpora langsung menggelontorkan bonus besar di mana peraih medali emas mendapatkan Rp.1,5 miliar.

Bahkan Okto juga menyebut sepanjang sejarah perjalanan olahraga Indonesia baru pada Olimpiade 2016 peraih medali emas mendapatkan bonus Rp.5 miliyar. Di Olimpiade Rio de Jeneiro Brasil di mana Okto sebagai Komandan Kontingen Indonesia itu peraih medali emas pasangan Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad masing-masing mendapatkan bonus Rp.5 milyar, jadi totalnya Rp.10 miliyar.

”Dan Pak Jokowi juga mengangkat atlet berprestasi menjadi pegawai negeri sipili (PNS) yang dua pekan lalu di Kemenpora secara resmi diangkat ada 294. Ini suatu hal yang sangat menggembirakan bagi insan olahraga Indonesia. Paling tidak orang tua tak perlu ragu lagi mendorong anak-anaknya menjadi atlet,”papar Okto yang juga dikenal sebagai promotor tinju pro ini.

Sejumlah mantan atlet top Indonesia hadir dalam deklarasi tersebut diantaranya juara All England 8 kali Rudy Hartono (bulutangkis), juara Asian Games 1982 Yustedjo Tarik (tenis),

Dalam acara deklarasi itu, juga dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (Menko Maritim RI) Luhut Binsar Panjaitan, Putri presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid Yenny Wahid, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR