JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Pengurus Provinsi (Pengprov) PTMSI Papua semakin bersemangat mempersiapkan atletnya menuju PON 2020 Papua. Sebagai tuan rumah, Papua tentu ingin cabang olahraga tenis meja mampu berprestasi.Papua Cetak Sejarah Kejurnas Tenis Meja - Total Sport

John Betaubun bersama para atlet dan ofisial (Foto/OLII)

Wakil Ketua Umum Pengprov PTMSI Papua, Solfianus Betaubun saat dihubungi TribunOlahraga.com dari Papua, Jumat, (16/5) siang menegaskan sejak awal tenis meja Papua mencanangkan target medali emas di PON 2020.

Target itu bukan tanpa alasan, hasil Kejurnas 2018 lalu di By Walk Pluit Jakarta Papua sukses merebut medali emas beregu putra,

Target mengincar medali emas itu semakin menguat setelah KONI Pusat dan Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB.PTMSI) membuat kebijakan batasan usia pemain dalam rangka pemerataan kekuatan atlet di seluruh Indonesia.

Kebijakan tersebut menurut  Solfianus Betaubun, memberikan peluang kepada tenis meja Papua untuk mewujudkan target medali emas pada PON 2020.”Kami sudah lima tahun melakukan pembinaan dan hasilnya sudah kelihatan di Kejurnas 2018 lalu,”kata Betaubun.

Sejak kejurnas di By Walk itu, para atlet tenis meja Papua melakukan persiapan terpusat di Jakarta. Pertimbangan ini dilakukan karena di Jakarta banyak manfaat yang bisa dipetik oleh para pemain diantaranya adalah kualitas sparring partner.

”Kalau para pemain kami ini hanya dilatih di Papua saja tentu kemampuannya sulit dipacu karena tak ada lawan main atau tanding yang sepadan. Jadi kami putuskan tetap berlatih di Jakarta,”tambah Betaubun.

Pada bulan depan, seluruh cabang olahraga Papua yang dipersiapkan ke PON 2020 akan dikukuhkan oleh Gubernur Papua. Itu artinya segala sesuatu yang berhubungan dengan dukungan finansial akan lancar.

Untuk atlet tenis meja yang berlatih di luar Papua akan mendapatkan hak yang sama termasuk rencana try out ke luar negeri. Para atlet tenis meja Papua menurut Betaubun akan memiliki program try out ke luar negeri.”Namun belum diputuskan akan try out ke negara mana, apakah Jepang, Korea atau Cina ?,”ungkapnya.

Beberapa waktu lalu, atlet tenis meja Papua melakukan ujicoba ke Australia sekaligus ikut sejumlah even.

Untuk menghadapi PON 2020 ini tenis meja Papua menyiapkan tiga atlet saja yakni Gusti Saiful, Gusti Aditya dan Sadrak Yaboisembut (putra asli Papua). Ketiga pemain ini ditangani oleh Fachturozi (pelatih),  Solfianus Betaubun (Manajer Tim) dan Johan Betaubun (Wakil Manajer Tim).TOR-08

 

TINGGALKAN KOMENTAR