JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Bulan suci Ramadhan yang penuh rahma, pengampunan dan diturunkannya kitab suci Alquran dijadikan oleh Jurnalis Olahraga sebagai momentum untuk mengenang kepergian tiga rekan seperjuangan yakni Firmansyah Gindo (RRI), Dicky Hendro (tvone) dan Akhmad Sungkawa alias Awang (Poskota) selama-lamanya.Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang duduk

Jurnalis Olahraga pada Kamis, (23/5) petang jelang buka puasa bertempat di Media Center Kemenpora menggelar selamatan dengan membacakan Yasinan sekaligus tahlilan yang dipimpin Ustadz Nazaruddin Spd. Mantan Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Pusat ikut hadir dalam acara tersebut.

Selain memanjatkan doa, dalam kesempatan itu juga disertai pemberian santunan kepada ketiga keluarga almarhum yang ditinggalkan.

Raja Pane yang juga wartawan senior dalam sambutannya mengingatkan sesama rekan jurnalis olahraga akan kematian yang bisa datang kapan saja. Maklum, rezeki, jodoh, dan ajal itu sudah ditetapkan tanpa bisa diketahui kepastiannya.

Sebagai rekan yang masih hidup, Raja yang juga anggota Komite Eksekutif (KE) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu bahkan merasa sangat kehilangan. “Saya sangat kenal Yongki (sapaan akrab Firmansyah), Diki, dan Awang. Tahun ini, kita sangat berduka akibat berpulangnya mereka. Terutama, Yongki yang sering liputan bareng baik di Olimpiade maupun multievent lainnya. Awalnya saya berharap Almarhum bisa membuat buku hasil pengalaman di dunia olahraga. Namun, Tuhan lebih sayang kepadanya,”tambahnya.

Karir jurnalistik olahraga Firmansyah Gindo tergolong lengkap. Sejak menjadi jurnalis olahraga tahun 1989, Yongki, begitu ayah tiga anak ini disapa tercatat lima kali meliput Olimpiade mulai 2000 Sydney Australia, 2004 Athena, Yunani, 2008 Beijing, Cina, 2012 London, Inggris dan terakhir 2016 Rio de Jeneiro, Brasil.

Bahkan pesta sepakbola terbesar di jagat raya (Piala Dunia), sudah dua kali disambangi Yongki yakni 2010 di Afrika Selatan dan 2014 di Brasil.

Sementara Bambang Supriatna, pewarta olahraga Indopos sekaligus tetangga alharhum Awang (Pos Kota) dan Diki (TV One) mengaku kehilangan. “Sebagai wartawan muda, kami merasa kehilangan, terutama almarhum (Yongki) yang sangat peduli dengan teman, walaupun beliau adalah senior saya. Alharhum merupakan sosok teladan bagi kami semua,” ungkapnya. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR