DENPASAR-(TribunOlahraga.com)

Ketua Umum FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) Bali, I Ketut Rochineng berharap tim karate Bali yang tampil di Pra-PON Karate di Kupang, NTT, 27-29 September 2019 mendatang bisa meloloskan setidaknya untuk 13-14 kelas.

Jika bisa seperti itu, Rochineng meyakini tim karatenya bisa kembali mengulangi prestasi seperti di PON 2016 Jawa Barat.

”Setidaknya minimal kembali bisa satu emas seperti di Jawa Barat. Itu harapan kami.”ujar pria yang juga menjabat Sekjen Ormas Laskar Bali ini kepada Tribunolahraga di Denpasar, Senin (3/6/2019).

Dengan berkaca pada kesiapan tim karateka Bali yang akan menghadapi Pra-PON, juga dari prestasi yang ditorehkan karateka andalan kelas 55 kg, Cok Istri Agung Sanistya Rani akhir-akhir ini, Maka, harapan orang nomor satu di FORKI Bali ini bukan mustahil bisa terwujud.

“Kami menaruh harapan pada Cok Istri, tapi juga yang lain, yang saat ini sudah semakin memperlihatkan kemajuan, baik dalam pemusatan latihan atau hasil di beberapa kejuaraan yang diikuti.

Saat ini tim bayangan FORKI Bali ke Pra PON diisi nama-nama eks PON 2016, seperti I Gede Sihaan Yoginata, A.A. Aprila Pratama, Made Dwi Puspitasari, I Putu Agus Putra Bimantara, Cok Istri Agung Sanistyarani dan Made Budi Kertiyasa. Selain itu, nama baru juga muncul seperti Made Yoga Wiraputra (peraih medali emas Piala Mendagri 2018, medali emas POMnas, medali perunggu ASEAN University Games) dan Kadek Krisna Dwi Antara (medali emas Piala Panglima 2018).(Yan Daulaka/TOR-10

 

TINGGALKAN KOMENTAR