JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Meski bermain di kandang sendiri SSB Allstar Galapuri tak main-main menghadapi Festival Sepakbola Usia Dini Semarak Kemerdekaan RI ke-74 2019 yang berlangsung 17-18 Agustus mendatang di Lapangan Sepakbola Galapuri Cileduk, Tangerang, Banten.

Tim asuhan Salim Permana ini pun melakukan persiapan matang dalam even memperebutkan Piala bergilir Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berolahraga dan luar ruangan

Dalam even yang merupakan kerjasama BLISPI (Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia) dan para Wartawan Olahraga peliput KONI Pusat itu, SSB Allstar Galapuri akan ikut untuk semua (tiga) kategori kelompok usia, U-8, U-10 dan U-12 tahun.

Namun Salim Permana yang juga mantan pemain Perkesa 78 ini tak mau memberikan beban terlalu berat kepada anak didiknya.” Dalam Festival nanti, pemain harus bergembira saat bermain sekaligus serius pada saat bertanding,”ujar Salim saat dijumpai TribunOlahraga.com Kamis, (18/7) di  Lapangan Galapuri Tanggerang.

Salim menyebut even seperti ini sangat strategis untuk mengasah kemampuan pemain bukan saja teknik juga mental tanding mereka. Selain itu jura para pemain ini sudah ditanamkan sportifitas sejak usia dini agar saat mereka memasuki usia dewasa atau senior sudah terbiasa.

Oleh karenanya, dirinya selalu menanambkan semangat sportifitas pada setiap diri para pemainnya.”Bagi saya menang itu nomor sekian, yang paling utama bagaimana kita menanamkan kejujuran dan saling menghargaai serta menjunjung tinggi peraturan pertandingan di lapangan. Buat apa mengejar kemenangan kalau pemain tak dibekali jiwa sportifitas tadi,”tambah Salim

Memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Pusat yang pertama, peserta langsung antusias mendaftar kan timnya untuk ambil bagian dalam memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat yang pertama.

SSB Galapuri yang sudah berdiri sejak tahun 2006 ini memang dalam program pembinaan, selalu menomorsatukan masalah sportifitas dan memahami peraturan. Kalau kedua hal itu sudah tertanam sejak mereka masih belia, Salim yakin sepakbola Indonesia akan maju.

Khusus persiapan teknis, Salim menjabarakan bahwa pondasi dasar dalam permainan sepakbola harus dikuasai oleh para pemain yakni bagaimana menyerang dan bertahan.”Itu dasar permainan sepakbola, setelah itu dikembangkan pada taktik permainan,”demikian Salim.TOR-06

TINGGALKAN KOMENTAR