Luar Biasa Hasil Yang Dicapai Tim Catur Indonesia di Eastern Asia Youth...

Luar Biasa Hasil Yang Dicapai Tim Catur Indonesia di Eastern Asia Youth Chess Championship 2019

148
0

Sejumlah pecatur muda berpose sambil menunjukkan tropi dan medali yang diraih pada kejuaraan 4th Eastern Asia Youth Chess Championship di Bangkok, Thailand, Jumat (9/8/2019). Pada kejuaraan ini tim Indonesia meraih tujuh emas, sembilan perak dan empat perunggu. ANTARA/HO-PB PERCASI/pri

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Luar biasa, itulah kalimat yang pantas dialamatkan kepada Tim catur Indonesia pada perhelatan kejuaraan 4th Eastern Asia Youth Chess Championship 2019 yang berlangsung 1-10 Agustus di Bangkok, Thailand.
Tim catur junior yang mendapat dukungan penuh PT.JAPFA Comfeed Indonesia itu mencapai sukses besar dengan membawa pulang tujuh medali emas, sembilan perak dan empat perunggu.
PB.Percasi sebagai induk organisasi catur tertinggi di tanah air pun tak mampu menahan rasa bangganya atas pencapaian yang sangat luar biasa ini. Kehadiran Dewan Pembina Peracsi Ir.Eka Putra Wirya di Bangkok juga ikut menjadi pelecut semangat tanding Arjuna Satria Pamungkas dan kawan-kawan.

Wakil Ketua Kontingen Tim Catur Junior Indonesia, Merry Damayanti dalam rilis resmi yang diterima media mengakui hasil pertandingan babak ke sembilan catur klasik sangat memuaskan.

Tim asuhannya berhasil mengumpulkan dua emas, tiga perak, dan satu perunggu. Pencapaian ini menurut Merry, cukup memuaskan paling tidak ada secercah harapan dalam regenerasi pecatur Indonesia ke depan.

Selain dari catur klasik, emas tim Indonesia didapat dari nomor catur kilat lewat Cecilia Natailie Luvian (G-14), kemudian disusul oleh Arjuna Satria Pamungkas (U-10) dan kemenangan Indonesia dilengkapi emas dari FM Daniel Lumban Tobing (U-16). Selain itu dua emas dari catur cepat lewat WFM Chistine Elisabeth dari kategori G-18 dan emas untuk U-16 direbut oleh FM Daniel Lumban Tobing.

Wanita yang juga Tim Departemen Social Investment Japfa itu menjelaskan selain mendapatkan medali dari nomor klasik para pecatur Indonesia berhasil memperoleh gelar. Gilbert Elroy Tarigan yang bertanding di U-18 berhasil mendapatkan Gelar IM dan Nayaka Budhidharma berhasil mendapatkan gelar FM setelah menduduki posisi puncak klasemen U-14.

“Selain keduanya, para pecatur lebih muda juga mendapatkan gelar CM (Candidate Master dan WCM (Woman Candidate Master). Untuk gelar CM diperoleh Arjuna Satria Pamungkas (U-10) dan As Syahsyah Syakish Thirof (U-8). Sedangkan untuk WCM diperoleh Armenia Zendy Purwanto (G-10) dan Cecilia Natalie Liuviann (G-14),” kata Merry menjelaskan.

Sementara itu pelatih tim Indonesia Taufik Halay mengaku sangat mengapresiasi perjuangan pecatur muda Indonesia. Meskipun berada di posisi yang sudah menguntungkan tetap memberikan kemampuan yang sepenuhnya.

“Gilbert pada babak terakhir sebenarnya cukup remis saja untuk mendapatkan gelar IM. Bahkan untuk tetap menduduki puncak klasemen dengan posisi kalahpun tetap memiliki poin cukup. Namun Gilbert tetap memilih berjuang untuk mendapatkan gelar IM melalui kemenangan di babak akhir,” katanya.

Pencapaian di Kejuaraan Bangkok, kata Taufik, menunjukkan bahwa pecatur Indonesia tetap memberikan hasil yang terbaik meskipun bisa meraih kemenangan. Semangat bertarung tersebut menjadi hal terpenting untuk membangun mentalitas atlet. Indonesia.

“Keberhasilan Tim Indonesia kali ini sangatlah memuaskan, karena lawan tanding yang cukup mumpuni muncul di ajang kali ini. Pertandingan ini diikuti oleh 13 negara dengan total 239 peserta. Masing-masing peserta merupakan juara nasional di negara masing-masing,” kata Taufik Halay menambahkan.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR