Suasana Technical Meeting (TM) dan verifikasi peserta Festival Sepakbola Semarak Kemerdekaan Piala Ketua Umum KONI Pusat 2019 (Foto/Jordan)

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Bertempat di Lantai 10 Kantor KONI Pusat Gedung Pusat Pengelola Gelora Bung Karno (PPGBK) Senayan, Jakarta, Sabtu, (10/8) pagi ini tengah berlangsung Technical Meeting (TM) sekaligus verifikasi peserta Festival Sepakbola Semarak Kemerdekaan Piala Ketua Umum KONI Pusat.

TM dan verifikasi tersebut dipimpin langsung Ketua Panpel Taufik Panji Alam. Taufik yang juga CEO TribunOlahraga.com ini didampingi Joko Hambardin yang mewakili KONI Pusat, Asep (Askot PSSI) Tangerang, Sekjen BLISPI Jaelani dan Salim Permana selaku tuan rumah.Gambar mungkin berisi: 3 orang, dalam ruangan

Seperti diketahui Festival Sepakbola Semarak Kemerdekaan Piala Ketua Umum KONI Pusat 2019 ini berlangsung 17-18 Agustus mendatang di Lapangan Sepakbola Galapuri Tangerang, Banten dan Pesanggarahan Jakarta Selatan.

Ada tiga kategori yang dipertandingkan yakni U-8, U-10 dan U-12. Untuk U-12 jumlah peserta mencapai 24 tim, U-10 ada 16 tim sementara untuk U-8 terdiri dari 10 tim.

Taufik Panji Alam dalam pengarahannya menekankan bahwa Festival ini intinya untuk pembinaan sehingga para peserta tidak terjebak pada upaya mengejar kemenangan semata.

”Artinya saya ingin menekankan hal ini karena sejak usia dini itu para pemain muda kita sudah harus ditanamkan fair play. Patuh kepada aturan, keputusan wasit dan membiasakan diri dengan kompetisi secara sehat. Memang dalam olahraga, esensinya mencari kemenangan namun itu bukan tujuan akhir,”kata ayah dua anak, Benzema Islami Panji Alam dan Diego Panji Alam itu.

Taufik juga minta kepada semua peserta untuk saling mendukung suskesnya even ini karena marwah sepakbola itu adalah persahabatan. Selain itu kita semua menjaga nama baik KONI Pusat yang telah memberikan dukungan dengan menyiapkan Piala Bergilir untuk para juara.

”Saya kira merupakan kebanggaan bagi para pembina sepakbola usia muda atas dukungan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam bentuk pemberian Piala. Ini menjadi pendorong bagi kita semua demi majunya sepakbola Indonesia ke depan,”tambah Humas Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) ini.

Sementara itu Joko Hambardin yang mewakili KONI Pusat juga mengingatkan hal yang sama. Menurut pria yang dikenal dengan kepala plontos ini, pembinaan sepakbola usia muda merupakan urat nadi atau cikal bakal lahrnya calon pemain handal. Jadi kita harus punya tanggungjawab untuk mensukseskannya.

”Harapan dari Pak Marciani Norman selaku pimpinan KONI Pusat yang baru, even seperti ini harus dikembangkan dan berjenjang. Oleh karenanya beliau berpesan, jangan sampai kegiatan ini berlangsung tanpa makna. Harus memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan sepakbola nasional,”papar Jordin, panggilan akrab pria yang juga wartawan olahraga itu.Gambar mungkin berisi: 1 orang, dalam ruangan

Salim Permana selaku tuan rumah menyebutkan bahwa Lapangan Sepakbola Galapuri pada prinsipnya sudah siap menggelar even yang sangat strategis ini.”Sejak kami ditunjuk menjadi tuan rumah, kami segera melakukan persiapan baik lapangan maupun fasilitas pendukung lainnya,”ujarnya.

Mantan pemain Perkesa 78 ini juga menambahkan bahwa kesiapan keamanan juga sudah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian setempat. Meski ini Festival sepakbola usia dini, Salim tak ingin ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi.

Hal senada juga diungkapkan Jaelani yang mewakili BLISPI Pusat. Menurut dia, Festival Sepakbola Semarak Kemerdekaan Piala Ketua Umum KONI Pusat 2019 ini direkomondasikan langsung oleh BLISPI.

”Karena even ini strategis untuk pembinaan jangka panjang dan berkelanjutan. Bahkan BLISPI akan mendorong semua elemen masyarakat untuk pedulu atas pembinaan sepakbola usia dini. Kami berterima kasih banyak kepada Ketua Umum KONI Pusat Pak Marciano Norman yang telah memberikan Piala Bergilir, ini menandakan KONI Pusat peduli terhadap masa depan sepakbola Indonesia,”demikian Jaelani. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR