Rifqy Sukma (Foto/AFR)

PALEMBANG-(TribunOlahraga.com)

Petenis potensial tuan rumah menyatakan kesiapannya menghadapi lawan-lawannya pada ITF Jr MedcoEnergi Champs di Stadion Bukit Asam Jakabaring Sport City Palembang. Kedua petenis andalan tuan rumah Palembang itu dalah Rifqy Sukma Ramadhani (ITF 962), unggulan ketiga dan anggota tim PON Sumsel, Jones Pratama.

“Saya harap jadi juara di Palembang, semoga diridho Allah SAW. Mumpung kita dapat kesempatan tuan rumah, jangan lepaskan kesempatan yang ada.Doakan saja berhasil.” ujar Rifqy Sukma Ramadhani (28 Agustus 2002) siswa SMA Ragunan yang ikut andil dalam perolehan medali emas Indonesia Asean School Games 2019.

Jones Pratama, petenis penuh bakat asal Muba, Sumsel (Foto/AFR)

Pemain Indonesia lainnya adalah Nauvaldo Jati Gatra , Ali Fahresi, Gunawan Trismuwantara yang mermasuk 8 besat dalam turnamen MedcoEnergi Junior International Champs yang akan berlangsung 19-25 Agustus 2019 di Stadiun Tenis Bukit Asam Jakabaring Sport City.

Sedangkan sektor putri membuka petenis Sumsel mencoba bertanding walaupun tidak punya peringkat karena yang daftar hanya 29 dari alokasi peserta 32. Asalkan sudah memiliki IPIN ( International Players Identifikation Number), maka sign in ditempat bisa diterima.

Petenis tuan rumah satunya adalah Jones Pratama anggota PPLP Musi Banyuasin, , SumatraSelatan.Petenis dengan tinggi badan 188 cm itu bertekad untuk lolos dalam ITF Jr MedcoEnergi Champ.

Jones Pratama punya andil besar mengantarkan Tim Sumsel lolos PON XX 2020, Papua.Kedua petenis ini merupakan cikal bakal pemain nasional pengganti Christopher Rungkat.

Menurut promotor sekaligus pengamat tenis nasional August Ferry Raturandang, Jones Pratama adalah petenis yang berbakat. Jika ditangani dengan baik oleh pelatih berkualitas.Kedua petenis itu telah menyatakan tujuan bermain tenis adalah menjadi pemain professional Indonesia. Dan mulai saat ini keduanya mulai melirik turnamen internasional.

Kendala bagi Jones Pratama adalah tinggal diSekayu Dan sudah ditawarkan tinggal di Jakarta tapi belum mau alasan sekolah. Dukungan Diaspora Muba diharapkan mendukung program try out khususnys keluar Negeri.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR