Promotor Remaja Tenis Opa AFR bersama para pemenang KU-14 (Foto/AFR)

BANTUL-(TribunOlahraga.com)

Adu reli mewarnai pertarungan final tunggal putri U-14 RemajaTenis Bantul X di GOR Sultan Agung Bantul, Minggu, (8/9) petang tadi. Final tunggal putri KU-14 mempertemukan dua petenis bergaya sama, Rani Rahmasari andalan Salatiga melawan Dindra Kirana ( Blora).

Kedua pemain saling menunggu untuk menyerang antara unggulan satu dan dua tunggal putri 14 tahun sehingga tanpa terasa angka sudah menunjukkan 5-3 keunggulan Rani Rahmasari sebagai unggulan 1.Gambar mungkin berisi: 12 orang, orang tersenyum, orang berdiri

Klub Tenis Sukun Kudus (Foto/AFR)

Dengan ketekunannya secara perlahan Diandra ditunjang fisik yang kuat sedangkan Rani Rahmasari sudah terkuras tenaganya di semifinal tadi pagi sehingga secara keyakinan yang tinggi Diandra secara perlahan megumpulkan angka demi angka sampai angka menujukkan 5-5 .

Tetapi sebenarnya Rani tetap berjuang untuk mempertahankan keunggulannya, tetapi kelihatan sudah tidak ditunjang oleh stamina sehingga kendali di tangan Diandra Kirana sehingga set 1 menjadi miliknya 7-5

Memasuki set kedua kendali di tangan Diandra Kirana dan unggul lebih dahulu meninggalkan Rani Rahmasari 6-2 sehingga berhak untuk menggapai gelar juara.

Ketika Diandra Kirana diminta komentarnya, dia katakan cukup konsentrasi dan tidak berbuat salah. ” Saya hanya fokus dan bermain save dan sekali kali menyerang dan tidak berbuat salah. ” tutur Diandra Kirana Wulan Sari, kelahiran 4 Juni 2006

” Saya capek juga disemifinal terkuras tenaga saya. Dia bermain bagus. ” ujar Rani Rahmasari.

Hasil yang mengejutkan datang dari Samarinda di kelompok umur 10 tahun putra Al- Raffi Pratama berhasil menundukkan Faisal Adi P asal Magelang 8-3. Terjadi all Purworejo Finals untuk 10 tahun putri antara Gabrielle Seanna dan Chelsea Alexandra. Duel itu dimenangkan oleh Chelsea 2-8,

Untuk final KU-12 putra Diego Armando asal Pati mengalahkan Rangga Wisnu asal Semarang 8-4, sedangkan final 12 putri Unza Syifa asal Bantul mengalahkan Adyba Ardelia asal Blora 8-4, begitu pula final 14 putra Andika Rizki asal Pati mengalahkan Jefry Ulinnuha asal Kudus 6-2 6-2 Ku

Final KU 16 tahun putra petenis Kudus M Akbar Aidil Fitri mengalahkan Leonard Sungkono asal Ourworejo 6-3 4-6 10/8. Final KU 16 putri Diah Ayu asal Pati berhasil mengalahkan petenis tuan rumah Talitha Ayudya 6-2 3-6 10/7

Final KU-18 putra petenis asal Kudus M Reza Falevi berhasil mengalahkan petenis Wonogiri Putra Rakha 6-0 6-0, sedangkan kelompok 18 tahun putri keluar sebagai juara adalah petenis Kudus Nadya Daneswara yang di final mengalahkan Aulia Risma asal Purwodadi

Selaku promotor RemajaTenis, August Ferry Raturandang melihat betapa semangat atlet usia muda sehingga menambah semangat agar tiada henti hentinya menggelar RemajaTenis didaerah daerah.

“Saya melihat semangat bertanding petenis usia muda ini. Mereka sadar betapa pentingnya turnamen. Dukungan klub Sukun Kudus, Blora dan Bantul dan orang tua menunjang prestasi atlet atlet muda ini datang dari berbagai daerah.. Untuk itu RemajaTenis selaku siap hadir mendampingi atlet2 kita” ujar August Ferry Raturandang.

Menurut pelatih dari Semarang, Terry Soegiyanti, kelihatannya piala Tugu Muda mengundurkan diri. Belum lagi info yang didapat KR Open mengundurkan diri menjelang HAORNAS.

” Kami selalu mendukung adanya TDP Junior di Jawa Tengah dan DIY” ujar Terry Soegiyanti.

”RemajaTenis akan kembali bulan November di Bantul dan Blora.” ujar August Ferry Raturandang yang dikenal dengan panggilan Opa AFR itu.TOR-10

TINGGALKAN KOMENTAR