Ruben Sineri (kanan) dan Robby Wanggai (kiri) (Foto/OLII)

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Pengurus Provinsi Persatuan Ski Air & Wakeboard Indonesia (Pengprov PSAWI) Papua berharap Menpora yang baru DR.Zainudin Amali SE mengembalikan 10 cabang olahraga yang dicoret untuk dimainkan di PON 2020.

Harapan itu dinilai sangat logis karena sejak PON 1 1948 di Solo tidak pernah ada pencoretan jumlah cabang olahraga yang sudah disepakati sebelumnya. Oleh karenanya, Menpora yang baru bisa mempertimbangkan ini.

Demikian disampaikan Ketua Harian Pengprov PSAWI Papua, Ruben Sineri kepada TribunOlahraga.com usai menghadap Ketua Umum PB.PSAWI, Denny Boestami di Sekretariat PB.PSAWI, Lantai 8 Kantor KONI Pusat Gedung Pusat Pengelola Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Kamis, (24/10).

Menurut Ruben, ini merupakan sejarah buruk bagi perkembangan olahraga nasional apalagi terkait dengan sejarah PON.”Ini baru pertama kalinya dalam sejarah ada pencoretan sejumlah cabang olahraga dari ajang PON.Padahal roh dan marwahnya PON itu adalah persatuan dan kesatuan bangsa,”kata Ruben.

Diantara 10 cabang olahraga yang dicoret itu seperti dikatakan Ruben adalah ski air dan wakeboard. Khusus ski air dan wakeboard sebetulnya tak ada masalah dengan fasilitas karena perairan di Papua cukup memadai dan memenuhi persyaratan.

”Bapak Menpora yang baru, Zainudin Amali kiranya bisa mempertimbangkan kembali dan langsung bicarakan kepada Presiden Bapak Joko Widodo. Khusus ski air dan wakeboard, PSAWI Pusat dan Papua siap mandiri dengan membiayai sendiri segala biaya penyelenggaran,”tambahnya.

Sementara itu Sekum PSAWI Papua, Robby Wanggai juga punya pandangan yang sama. Bahkan Robby menilai dengan pencoretan 10 cabor itu berarti kita sudah menghambat pembinaan atlet.

”Anda bisa bayangkan potensi anak bangsa yang begitu besar terkubur begitu saja hanya karena adanya kebijakan seperti ini. Jadi saya setuju dengan Pak Ruben, Pak Menpora harus memperjuangkan masalah ini. Ini pekerjaan rumah (PR) pertama bagi Menpora yang baru, anggaplah ini ujuan buat beliau,”kata Robby.

Jika Menpora baru Zainudin Amali mampu mengembalikan 10 cabor yang dicoret bisa dimainkan di PON 2020 Papua, sejarah akan mencatat bahwa pria kelahiran Gorontalo itu semakin mendapat hati di masyarakat olahraga nasional. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR