Laporan Abdul Kadir Basalamah (Gorontalo)

GORONTALO-(TribunOlahraga.com)

Persita Bolihuangga akhirnya menempati peringkat tiga Turnamen Sepakbola Piala Kades Padengo 2020 setelah menekuk Young Papa Yosonegoro 2-1 dalam perebutan tempat ketiga yang dimainkan Kamis, (27/2) di Lapangan Bung Rana Desa Padengo Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Dua gol kemenangan Persita dicetak Noldi Buka dan Stevan, sementara gol satu-satunya Young Papa lahir dari titik pinalti yang dieksekusi Ambran. Laga yang dipimpin wasit Oyan Adam ini tak satu pun kartu keluar.

Pelatih Persita, Sumitro mengatakan meski hanya menempati peringkat tiga, dirinya tetap bersyukur. Pasalnya untuk bisa menjadi peringkat tiga pun tak mudah, para pemainnya berjuang keras di lapangan.

Meski hanya pertandingan perebutan tempat ketiga, kedua tim tetap bermain penuh determinasi tinggi.”Skor kemenangan yang kami capai pun sangat tipis, itu menandakan sengitnya pertandingan tadi,”kata Sumitro.

Sementara Jayadi Zees, pelatih Young Papa Yosonegoro mengakui para pemainnya kurang beruntung. Banyak memiliki peluang, hanya satu yang bisa dijadikan gol.”Namun saya puas karena anak-anak telah menunjukkan permainan penuh semangat selama pertandingan,”katanya.

=Pasar Taruhan Memanas=

Sementara itu menjelang laga final yang mempertemukan dua ”musuh” besar, tuan rumah Power Full Padengo melawan Persiba Balahu pada Sabtu, (29/2) lusa, pasar taruhan memanas. Maklum pertemuan kedua tim ini selalu memercikan persaingan bukan hanya antar pemain juga suporter yang sama-sama terkenal fanatik.

Power Full sebagai tuan rumah memang sedikit diunggulkan karena pasukan Erick ”Noah” Yusuf ini bakal mendapat dukungan non teknis luar biasa yakni hadirnya suporter fanatik dalam jumlah besar.

Dipastikan lapangan Bung Rana yang menjadi laga partai puncak bakal membara. Namun Power Full juga harus tetap hati-hati karena Persiba bukanlah lawan empuk yang mudah diterkam.Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri, luar ruangan dan alam

Persiba juga menatap partai final ini dengan penuh optimisme. Apalagi mereka sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan tim Power Full.

Pelatih Power Full Erick Yusuf pun mengakui tim asuhannya sudah siap tempur. Aryo ”Messi” Humonggio dan kawan-kawan dalam kondisi prima. Masa istirahat selama empat hari benar-benar dimanfaatkan para pemain Power Full untuk memulihkan kondisi fisik. Karena mereka sadar bahwa laga final nanti bakal menguras fisik.

Djalaludin Hippy selaku Ketua Persatuan Sepakbola Padengo (PSP) kembali memancing motivasi para pemain Power Full dengan janji bonus menggiurkan jika menjadi juara. Janji ini bahkan sudah dilontarkan Djalaludin begitu Power Full masuk ke final.

”Saya sudah berkomitmen kalau Power Full juara, bonus besar sudah menanti. Ada pemerhati sepakbola dair Jakarta yang asli warga Padengo sudah menghubungi saya untuk memberikan bonus jika Power Full juara,”kata Djalaludin.TOR-10

TINGGALKAN KOMENTAR