Oleh : Bert Toar Polii
Pada tanggal 7-8 Maret 2020 di Kampus Gunadarma Salemba Jakarta digelar Liga Bridge Jakarta (LBJ) seri 2 yang kali ini diikuti 11 regu dengan 6 regu sebagai anggota tetap dan 5 regu lainnya bukan anggota tetap.

Event yang digagas oleh Pengprov Gabsi DKI Jakarta bertujuan untuk memperbanyak turnamen bridge di Jakarta. Menurut Ketua Pengprov Gabsi DKI Jakarta, Laksamana Pertama Teguh Widodo, event akan akan digelar pada saat di Indonesia tidak ada yang menggelar turnamen bridge serta ada kegiatan event regional atau international dimana ada pemain yang mewakili Negara.

Istilahnya seperti yang popular di masa lalu, NWWB atau “No Weekend Without Bridge”. Dengan demikian Liga Bridge Jakarta lebih flexible penyelenggaraannya sehingga jika ada pihak yang ingin menyelenggrakan turnamen bridge, Liga Bridge Jakarta akan mengalah.

Sistim pertandingan Liga Bridge Jakarta adalah setengah kompetisi dimana peserta dibatasi 16 regu setiap pertandingan. Dengan demikian papan yang dimainkan juga akan berubah sesuai jumlah peserta.

Kecuali 6 peserta tetap, yaitu Djarum Super, Djarum LA, Garuda Bridge Klub, Pelangi Nusantara, Banten dan Economic Andalas, peserta lainnya bisa berganti-ganti setiap penyelenggaraan.
Jadwal selengkapnya :
Seri 3 : 29-30 Maret 3020
Seri 4 :1-2 Mei 2020
Seri 5 : 15 – 16 Mei
Seri 6 : 30-31 Mei
Final : 7-8 Juni

Karena hanya 6 peserta yang berhak tampil, maka di final hanya akan bertarung peringkat 1 dan 2 dengan jumlah peringkat terkecil dari 6 seri.
Berikut adalah Ranking Point setelah dua putaran :
Ranking Team Putaran-1 Putaran-2 Total
1 Djarum Super 2 Rank 2 Rank 4
2 Pelangi Nusantara 1 5 6
3 Banten 4 3 7
4 Garuda 8 1 9
5 Economic Andalas 6 7 13
6 Djarum 76 7 6 13

Sementara itu hasil seri 2, Regu Garuda Bridge Klub yang beranggotakan Harsudi Supandi , WD Karamoy, Kikik Hikmat, Paulus Halim, Paul Silalahi dan Liliek Sudirahardjo berhasil keluar sebagai juara. Setelah menyelesaikan 11 sesi pertandingan LBJ Putaran-2 yang diikuti oleh 11 regu Regu Garuda berhasil mengumpulkan 148,80VP yang terbanyak dari 10 tim lainnya.

Regu Garuda tampil stabil selama dua hari pertandingan dengan meraih sembilan kemenangan dan hanya sekali kalah dari Banten. Djarum Super dengan para pemain Bambang Hartono, Jemmy Bojoh, Leslie Gonta, Supeno Suhendro dan Paulus Sugandi kembali meraih peringkat ke-2 sama dengan hasil yang dicapai di LBJ seri 1 dengan mengumpulkan 140,98VP.

Disusul kemudian oleh regu instansi BPS (Badan Pusat Statistik) yang diperkuat para pemain Mohamad Reza, Winda Sartika Purba, Diah Mekita Sari, Gabriela Bindi Desi Eva, Roy Suerlianto dan Gesang Wibawono yang semuanya pegawai BPS mampu membuat kejutan dengan tampil sebagai peringkat ketiga.

Walaupun sangat sibuk menangani Sensus Penduduk Online mereka masih sempat meluangkan waktu bermain bridge. Namun disaat mengikuti LBJ mereka tak lupa selalu mengkampanyekan untuk mensukseskan Sensus Penduduk Online. Tim BPS meraih 137,5 VP. .
Berikut adalah Klasemen Akhir LBJ Putaran 2
1. Garuda 148,80VP
2. Djarum Super 140,98VP
3. BPS 137,35 VP
4. Banten 129,78VP
5. Pelangi Nusantara 125,08VP
6. Djarum 76 123,86 VP
7. Economic Andalas 92,01VP
8. Bima Sakti 90,15VP
9. ACR 88,21VP
10. Tangsel U26 78,55 VP
11. Telkom 76,23 VP. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR