Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman (kanan depan)bertukar cendera mata dengan Ketua Umum KONI DKI Djamhuron Wibowo. ***

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Apa jadinya bila Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berkolaborasi dengan KONI Provinsi DKI Jakarta ? Sebuah perpaduan yang kuat antara pusat dan daerah ibukota negara. Inilah yang diharapkan muncul untuk menangani kesehatan para atlet yang merupakan komponen terdepan dalam mengangkat prestasi olahraga Indonesia.

Keinginan kolaborasi itu diungkapkan oleh Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat berkunjung ke markas KONI DKI Jakarta, Selasa (10/3/2020). Dalam kunjungan itu Marciano didampingi antara lain oleh Sekjen Ade Lukman, Wakil Ketua II Soedarmo, Wakil Ketua III Trusandi, dan sejumlah jajaran pengurus lainnya.

Kedatangan mereka disambut Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo, Sekum Djamran, Wakil Ketua I I Gede Sarjana, Wakil Ketua II Hidayat Humaid, Wakil Ketua III Didi O Affandi, dan Wakil Ketua IV Masud Saleh, serta jajaran pengurus lainnya.

Marciano dan rombongan dipandu tuan rumah  meninjau seluruh fasilitas yang ada di Gedung KONI DKI Jakarta berlantai empat yang terletak di Jl Tanah Abang I Jakarta Pusat. Mulai dari lantai I dan diakhiri dengan makan siang di lantai IV. Salah satunya meninjau fasilitas kesehatan atlet.

“Nanti saya rasa bisa berkolaborasi dengan KONI Pusat kalau ada atlet nasional yang cedera. Alat penanganan cedera atlet di sini lengkap sekali,” kata Marciano ketika berada di ruang medis KONI DKI di lantai dua.

Pernyataan mantan Kepala BIN itu langsung mendapat sambutan hangat dari Ketua Umum KONI DKI Jakarta. “Bisa,” ujar Djamhuron tegas.

KONI DKI Jakarta menyediakan fasilitas kebutuhan kesehatan atlet. Sport Science diterapkan dalam olahraga dan atlet memiliki beberapa fasilitas kesehatan. Beberapa fasilitas antara lain dokter, psikolog, ahli olahraga hingga situs yang dapat digunakan untuk atlet masukkan keluhan.

Bahkan KONI DKI Jakarta memiliki alat bernama Huber 360. Alat tersebut diklaim hanya ada dua di Indonesia dan salah satunya dimiliki KONI DKI Jakarta. Fungsi alat tersebut untuk tingkatan performa atlet dan juga untuk penyembuhan atlet yang cidera.

Menurut rilis dari Humas KONI Pusat, fasilitas yang dimiliki KONI DKI Jakarta mendapatkan apresiasi dari Ketua Umum KONI Pusat. Marciano harapkan agar KONI DKI Jakarta dapat mengundang KONI Provinsi lainnya untuk memotivasi agar dapat mimiki fasilitas serupa.

Fasilitas KONI DKI Jakarta dapat menjadi contoh yang perlu ditiru seluruh KONI provinsi di Indonesia. “KONI ini rumahnya atlet, jadi harus buat altet nyaman,”  ujar Marciano.

Dalam acara itu KONI DKI Jakarta menegaskan, Jakarta bertekad untuk merebut kembali gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 yang akan digelar 20 Oktober di Papua. Disebutkan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berpesan kepada KONI DKI Jakarta untuk meraih kembali gelar utama itu setelah lepas pada  PON 2016 di Jawa Barat ke tangan tuan  rumah Jawa Barat.

Djamhuron Wibiwo bercerita bahwa Anies berambisi untuk Jakarta menjadi juara kembali seperti tahun 2016 di Riau. Oleh karena itu, Anies usulkan moto “Ayo Bung Rebut Kembali”.

Salah satu upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk raih juara umum adalah dengan mendukung KONI DKI Jakarta. Fasilitas kantor KONI DKI Jakarta yang baru di area Tanah Abang tergolong komplit. TOR-08

 

TINGGALKAN KOMENTAR