JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

JERWIN Ancajas, juara kelas layang super IBF asal Filipina, bersama pelatih Joven Jimenez, dengan tergesa-gesa kembali ke Manila dari Dipolog, Sabtu (14/3), untuk menghindari karatina yang akan diberlakukan Metro Manila, Minggu (15/3), terkait pandemic virus corona.

Pertarungan-pertarungan yang digelar Joven Promotions di Dipolog  juga dibatalkan sesuai instruksi pemerintah untuk tidak menggelar kergiatan yang mengundang massa.

Beruntungnya buat Ancajas, ia sudah menyelesaikan latihan tahap pertama di rumah Presiden Big Boss Cement Inc., Gilbert S Cruz, Jumat (13/3). Pelatihan ini dilakukan Ancajas jelang duelnya melawan petinju Meksiko, Jonathan Javier Rodriguez.

Jimenez mengatakan, mereka terpaksa meninggalkan sejumlah anggota Team Ancajas, termasuk sparring partner utamanya, Daniel Lim dan John Mark Alimane, di Dumaguete, karena sudah tak tersedia kursi bagi mereka untuk kembali ke Manila.

Sehubungan dengan pembatasan kegiatan bepergian, Jimenez mengatakan mereka akan tinggal di kondo di Makati dan tak segera kembali ke Survival Camp di Magallanes, Cavite, sembari menunggu keberangkatan ke Amerika Serikat.

Jika tak ada perkembangan baru terkait virus corona, Ancajas dan rombongan akan terbang ke AS pada 18 atau 20 Maret untuk melanjutkan latihan.

Ancajas dan Rodriguez akan bertarung pada 11 April di Cosmopolitan Resort and Casino, Las Vegas, AS.

Sejauh ini, belum ada kabar pembatalan duel itu.

Sumber: Rappler.com/TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR