Bob Hasan Tiada

Bob Hasan Tiada

313
0

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Bob Hasan berpose usai meninjau pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Atletik di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (3/9/2019). PB PASI terus memberikan latihan kepada atlet-atlet atletik sebagai persiapan ajang SEA Games 2019 di Filipina. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Olahraga Indonesia berduka, salah satu tokoh besar olahraga Bob Hasan, meninggal dunia pada Selasa, (30/11) pukul 11.00  WIB di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Bob menghembuskan nafas terakhir dalam usia 89 tahun.
Bob Hasan mungkin satu-satunya yang pernah memimpin empat cabang olahraga yakni atletik (PASI), senam (Persani), angkat besi (PABBSI) dan catur (Percasi). Bahkan Persani, Percasi dan PABBSI dipegang dalam masa priode yang sama.
Hingga akhir hayatnya Bob Hasan masih memimpin PB.PASI. Cabang dari ibu semua olahraga ini sudah delapan periode dipimpin Bob Hasan. Seakan tak tergantikan memang, namun tak ada satu pun yang mau dan siap menjadi Ketua PB PASI dikarenakan harus siap pula menyiapkan dana operasional setahun minimal Rp.10 miliar.
Di dunia internasional, nama Bob Hasan juga sangat dikenal. Ia pernah memimpin Asian Atletik Amateur Asociation (AAAA) sebelumnya akhirnya digantikan penguasa tekstil asal Pakistan Suresh Kahlmadi melalui kongres luar biasa (KLB) 2001 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta, dulu balai sidang.
KLB AAAA ini terpaksa digelar karena posisi Bob Hasan yang tersangkut masalah hukum.Suresh Kahlmadi pun yang saat itu dalam posisi sebagai Wakil Presiden AAAA sowan dulu kepada Bob Hasan sebelum maju sebagai Presiden AAA dalam KLB yang dihadiri sekitar 39 negara itu..
Selain pernah menjadi orang nomor satu di federasi atletik Asia itu, Bob Hasan juga menjadi anggota kehormatan IOC. Ia juga dikenal sebagai pelobi ulung di lingkaran olahraga internasional yang berhasil memperjuangkan Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games 1987 dan 1997.
Hanya saja pengusaha yang sangat dekat dengan penguasa orde baru, Presiden Suharto itu gagal memperjuangkan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 1998. Kala itu dalam bidding di Beiing, Cina bertepatan dengan berlangsungnya Asian Games 1990, Indonesia dikalahkan Bangkok, Thailand.
Menurut cerita sejumlah wartawan Indonesia yang meliput Asian Games 1990 di Beijing itu, Bob terlihat murka dan marah. Pasalnya dia sehari sebelumnya begitu optimis akan memenangkan bidding Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games ke-13 tersebut.
Pada era KONI Pusat dipimpin Surono, periode pertama Bob menjabat Ketua Bidang Luar Negeri dan menjadi salah satu wakil ketua umum untuk periode kedua.
Jenazah Bob Hasan kini disemayamkan di rumah duka di bilangan Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Menurut rencana almarhum Bob Hasan yang beristrikkan wanita asal Cirebon, Pertiwi Hasan ini bakan dikebumikan di Ungaran, Jawa Tengah.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR