JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

KLUB-KLUB yang berada di divisi dua hingga empat si Inggris dilarang untuk menggelar pemusatan latihan sebelum 25 Mei, demikian pernyataan  Liga Sepakbola Inggris(EFL). 

Badan, yang mengatur Kejuaraan, Liga Satu, dan Liga Dua, menggelar pertemuan pada hari Rabu untuk membahas masalah keuangan dan operasional klub akibat pandemi. Selain membahasa soal dimulainya kembali kompetisi secara tertutup tanpa penonton.

“Sampai semua masalah yang belum selesai diselesaikan, termasuk menyelesaikan program pengujian komprehensif pada hari pertandingan dan non-pertandingan, Dewan EFL telah memberi tahu Klub-klubnya bahwa kembalinya pelatihan tidak boleh dilakukan paling cepat hingga 25 Mei,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Walaupun ada banyak perdebatan dan diskusi yang terjadi secara publik dan pribadi mengenai apa yang harus, atau bisa, terjadi selanjutnya, EFL akan terus melakukan konsultasi dengan anggota kami sebelum langkah selanjutnya ditentukan.”

Virus corona telah menghentikan sepakbola profesional di seluruh negeri pada awal Maret, membuat kalender menjadi kacau dan menimbulkan kerugian finansial yang besar pada banyak klub. Tindakan diakui EFL diperlukan untuk menangani dampak pandemi, yang juga menyebabkan penundaan selama setahun dari turnamen Euro 2020 dan Olimpiade.

“Perhatian saat ini jelas pada langkah-langkah selanjutnya yang segera, tetapi dampak jangka panjang pada Liga dan Klub-klubnya tetap setajam yang dijelaskan sebelumnya, dan solusi masih diperlukan untuk mengisi lubang keuangan yang ditinggalkan oleh krisis,” pernyataan itu menambahkan. “Selain itu, EFL memperhatikan kebutuhan mendesak akan kejelasan di sejumlah bidang, termasuk kepraktisan dan kerangka waktu Klub yang dapat memfasilitasi kembalinya pelatihan.”TOR-03

TINGGALKAN KOMENTAR