KERINDUAN Ferril Raymond Hattu tak tertahankan tuk segera sejenak mengingat kembali kenangan indah ketika berada di tim nasional; berkumpul tuk saling bertukar cerita bersama teman-teman sesama legenda. Dan, darah Ferril terlihat “mendidih” ketika ia tahu masuk daftar undangan yang harus hadir. “Oke, saya pastikan datang. Aku dah sangat rindu kumpul bersama teman-teman,” kata Ferril.

Ferril Raymond Hattu – kapten tim nasional Pra Piala Dunia 1985 dan SEA Games Manila 1991 – adalah satu dari lebih seratus legenda yang akan hadir pada temu kangen pemain nasional; bersama tampil dan menyaksikan pertandingan tim Garuda Indonesia melawan tim Primavera – Baretti Indonesia yang kami gelar di Lapangan Sepak Bola TNI-AU Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu, 11 Juli 2020. Ferril akan bergabung bersama tim Garuda Indonesia bersama, antara lain, Rully Nere, Herry Kiswanto, Fakhri Husaini.

Dari Surabaya, Ferril akan datang bersama I Wayan Diana, Subangkit, Maura Hally, Yusuf Ekodono, dan Widodo C. Putro. Hadi Ismanto, Poerwono, dan Syamsul Arifin yang sudah memastikan datang, berhalangan hadir.

PT Gilbol Indonesia, sebagai penyelenggara, memastikan tajuk “Football Is Back” bukan gerakan politik. PT Gilbol, buat kami, saya yang dipercaya sebagai CEO – bersama Ferry Kodrat (Direktur Operasional/Keuangan), Erwiyantoro (Komisaris) dan Fatih Chabanto (Komisaris) – telah menempatkan sepak bola di tempat terhormat, sehormat-hormatnya, dan di atas segala-galanya.

“Salah besar jika ada yang berprasangka “Footbal Is Back” adalah gerakan kami untuk mencapai sesuatu dengan cara-cara kotor. Kami melihat dan memperlakukan sepak bola dari sudut humanisme,” kata Erwiyantoro.

Ini adalah kali ketiga kami menggelar kegiatan sepak bola; yang pertama pada tahun 2010 dengan tajuk “Charity Games”, Garuda Merah vs Garuda Putih, untuk menghibur Lucky Acub Zainal, pendiri Arema Malang, dan Rusdi Bahalwan, legenda Persebaya Surabaya, di Stadion Gajayana Malang, Malang, 4 Agustus dan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 7 Agustus.

Event kedua, dengan judul yang sama; “Charity Games” Garuda Merah vs Garuda Putih, di Stadion Manahan, Solo, 4 Februari, dan di Stadion Meguwoharjo, Sleman, 6 Februari 2016 yang, kami persembahkan untuk mantan gelandang tim nasional Indonesia, Sofyan Hadi, serta tiga pemain nasional Alfin Tuasalamony, Abdul Rahman Lestaluhu, dan Mohamad Nasuha, yang menderita penyakit dan cedera berkepanjangan.

“Sepak Bola Telah Kembali” untuk kali ini tidak kami gelar di stadion. Di masa pandemi Covid-19 , kami harus mematuhi protokol kesehatan dengan hanya undangan saja yang bisa hadir. “Kami mohon maaf, kali ini tidak bisa mendatangkan penonton,” kata Ferry Kodrat.

“Football Is Back”, selain untuk melepas rindu para mantan-mantan pemain nasional tuk saling tukar cerita yang, pasti disesaki kenangan-kenangan indah, kami juga akan menghibur legenda yang sedang kurang sehat; Djunaidi Abdillah, Slamet Pramono, Hary Muryanto (pemain timnas 70-an) dan Safrudin Fabanyo (timnas 80-an). Namun, Tuhan lebih dulu memanggil Slamet Pramono, Sabtu 4 Juli minggu lalu, setelah mengalami stroke.

YON MOEIS

TIM GARUDA INDONESIA
Pelatih : Bambang Nurdiansyah
Ofisial Manager : Risdianto, Marsely Tambayong, Berti Tutuarima, David Sulaksmono

PEMAIN : 1. Herman Syah, 2. Patar Tambunan, 3. Didik Dharmadi, 4. Ferrel Hattu, 5. Herry Kiswanto, 6. Fachri Husaini, 7. Rully Nere, 8. Bambang Pamungkas, 9. Ricky Yacobi, 10. Rochi Melkiano Edfen Putiray, 11. Hadi Ismanto, 12. Benny VB, 13. Tias Tono Tias Tano Taufik, 14. Jaya Hartono, 15. Nur’Alim, 16. Marzuki Nyakmad, 17. Louis Mahodin, 18. Ashary Rangkuty, 19. Nil Maizer, 20. Widodo C Putra, 21. Peri Sandria, 22. Adityo Dharmadi, 23. Nasir Salassa, 24. Daniel Siley, 25. David Sulaksmono, 26. Kamarudin Betay, 27. Dede Sulaiman, 28. Mahruzar Nasution, 29. Hasan Tuharea, 30. Maman Suryaman

TIM PRIMAVERA – BARETTI
Pelatih: Rahmad Darmawan
Ofisial Manager : Danurwindo, Mundari Karya, Zuhli Imran Putra

PEMAIN : 1. Yeyen Tumena, 2. Imran Nahumaruri, 3. Tommi Haryanto, 4. Charis Yulianto, 5. Andrian Mardiansyah, 6. Indriyanto Nugroho, 7. Bima Sakti, 8. Wiganda Saputra, 9. Irwan, 10. Kurniawan DY, 11. Frido Yuwanto, 12. Soeprieyono, 13. Nova Arianto, 14. Andi Iswantoro, 15. Eli Aiboy, 16. Alex Pulalo, 17. Francis Wewengkang, 18. Firman Utina, 19. Firmansyah, 20. Ponaryo Astaman, 21. Markus Horison, 22. Ilham Romadhona, 23. Rahmad Afandi, 24. Ilham Jaya Kusuma.

PARA LEGENDA Dan TOKOH
1. Junaidi Abdilah, 2. Harry Muryanto, 3 Safruddin Fabanyo, 4.Ronny Paslah, 5. Yudo Hadiyanto, 6. Oyong Liza, 7. Anjas Asmara, 8. Sutan Harhara, 9. Robby Binur, 10. Wahyu Hidayat, 11. Suaeb Rizal, 12. Simson Rumahpasal, 13. Yohanes Auri, 24. Poerwono, 15. Budi Riva, 16. Jhony Fahamsyah, 17. Aun Harharah. 18. Kris Wakano, 19. Burhanuddin, 20. Warta Kusuma, 21. Elly Idris, 22. Noah Merien, 23. Tony Tanamal, 24. Agil Alhabsyi, 24. Sudana Sukri, 26 Jessie Mustamu, 27. Benyamin Leo Betti, 28. Robby Darwis, 29. Ajat Sudrajat, 30. Yusuf Bactiar, 31. Entjas Tonif, 32. Yudi Guntara, 33. Najib Latandang, 34. Wahyu Tanoto, 35. Antonis Cahyono, 36 Airlangga Soetjipto, 37. Martali Suaeb, 38. Hindaryo, 39. Sujono Saleh, 40. Tonggo Tambunan, 41 Alexander Saununu. 42 Bob Hippy, 43. Febi Bobihoe, 44. Bambang Sutjipto, 45.BrigJenPol Uden Kusuma, 46. Ronny Tanuwijaya, 47. Dokter Syarief Alwi, 48. Dokter Hendra, 49. Asrizal, 50. Eddi Hartono, 51. Benny Erwin, 52. Dr. Zulkarnaen, 53.Bisma Soetjipto, 54 Reva Deddy Utama.

SUPPORT TEAM PT GILBOL INDONESIA
Raja Pane, Heru Pujihartono, Tebe Adhi, Ary Julianto Trijoko, Rialini Nonnie Rering, Eddy Syah, Isson Khairul, Akmal Marhali, LLano Mahardika, Matt Bento, Chris Kansil, Teguh Imam Suryadi, Bois MrBbm, Dolok Joko, Lutfi Sukri, Erik Irawan, Goto Loco, Krisna Bayu dan Chairul Syah.(Penulis adalah wartawan olahraga senior, peliput sepak bola)

TINGGALKAN KOMENTAR