JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

TUAN RUMAH Olimpiade 2021 Jepang akan membatasi pergerakan para atlet dari satu kota ke kota lainnya, sebagai bagian dari upaya penyebaran virus corona di negara itu.

Pihak penyelenggara juga meminta kepada setiap kontingen peserta untuk menyiapkan rencana penempatan base camp, tempat latihan dan kota yang akan menjadi tuan rumah cabang olahraga masing-masingmasing-masing,  demikian dilaporkan surat kabar Yomiuri.

Sementara para atlet tidak perlu menjalani masa karantina selama dua minggu, mereka akan diminta untuk menjalani tes virus corona baru pada saat kedatangan, kata Yomiuri mengutip draf rencana dari pemerintah dan sumber panitia penyelenggara.

Di antara pilihan yang akan Jepang diskusikan dengan Komite Olimpiade Internasional juga akan meminta atlet asing membatasi pergerakan mereka di negara itu ke tempat-tempat lain seperti kota-kota yang menjadi tuan rumah delegasi nasional dan tempat-tempat pelatihan, surat kabar itu melaporkan.

Reuters telah meminta komentar dari penyelenggara Tokyo 2020, yang dijadwalkan untuk memberi pengarahan kepada media bersama dengan pejabat pemerintah tingkat kerja hari ini.

Virus corona baru telah menginfeksi lebih dari 31,3 juta orang dan membunuh sekitar 964.000 orang di seluruh dunia.

Jepang telah menghindari jenis wabah eksplosif yang terlihat di negara-negara seperti Amerika Serikat, India, dan Brasil, dengan sekitar 80.000 infeksi dan sekitar 1.500 kematian yang diketahui hingga saat ini.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR