Oscar Valdez & Eddy Reynoso.

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

MENYUSUL kemenangannya yang cukup spektakuler atas Miguel Berchelt, Minggu (21/2) WIB, Oscar Valdez, juara baru kelas bulu super WBC, menginginkan duél-duél unifikasi di kelasnya.

Sementara itu, Berchelt yang terjerembab jatuh pada ronde 10, dikabarkan sudah keluar dari rumah sakit. Kondisinya disebutkan baik.

“Saya akhirnya bisa wujudkan impian masa kecil untuk jadi juara WBC. Saya bahagia sekali. Ini kemenangan terbesar saya. Terima kasih kepada semua orang yang meragukan saya,” kata Valdez, petinju kelahiran Nogales, Sonora, Meksiko, 22 Desember 1990.

Kelas bulu super kini bisa disebut penuh dengan nama-nama beken seperti Gervonta Davis (super champion WBA), Shakur Stevenson (mantan juara bulu WBO yang kini mengejar gelar di bulu super), Jamel Herring (juara WBO), Carl Frampton (mantan juara bulu WBA yang kini dijadwalkan bertarung dengan Herring), Leo Santa Cruz (juara bulu WBA dan mantan juara bulu super WBA), dan JoJo Diaz (mantan juara bulu super IBF yang kehilangan gelar karena kelebihan bobot).

“Saya inginkan siapa pun. Saya ingin duél dengan petinju terbaik di kelas ini. Dan saya inginkan unifikasi. Dengan dukungan manajer Frank Espinoza, ayah saya, pelatih Eddy Reynoso, cuma langit batas akhirnya.”

“Saya masih tak percaya bisa merebut dan mewujudkan cita-cita saya. Saya ingin pulang dan merayakan bersama keluarga. Lama saya tak berjumpa mereka. Saya berlatih hampir setahun untuk pertarungan ini.”

Espinoza juga jadi orang paling bahagia saat ini. Espinoza dikenal sebagai manajer yang memperlakukan para petinju layaknya keluarga.

“Saya benar-benar bahagia dengan kemenangan ini. Saya merasa beruntung bisa berada pada posisi ini dan membantu kariér Oscar untuk meraih impian-impiannya. Di mana ada kemauan di situ ada jalan,” kata Espinoza, dua kali Manajer Terbaik Dunia.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR