JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

TAK disangka, ayah-anak Alvin dan Avila Bahar mencetak sejarah baru di putaran perdana ISSOM di Sirkuit Internasional Sentul, di Bogor Jawa Barat, akhir pekan lalu. 

Alvin yang merupakan juara nasional sembilan kali meraih juara di Kejurnas, memang sudah jadi hal yang biasa.

Tapi, ketika putranya Avila yang tahun ini baru saja bergabung dengan tim pabrikan Honda Racing Indonesia sebagai partner Alvin dan langsung tampil di Kelas Kejurnas ITCR 1500, banyak orang masih meragukan ia bisa langsung menembus posisi teratas.

Apalagi disitu ada pembalap senior Fitra Eri. Sang Ayah pun tak yakin penuh Avila bisa bersaing ketat di salah satu kelas Kejurnas bergengsi itu. Tapi, prediksi Alvin meleset. Avila membuktikan kalau pabrikan raksasa Honda tak salah merekrutnya menjadi bagian dari tim Honda Racing Indonesia bersama sang ayah.

Avila tampil mumpuni di kelas bergengsi Kejurnas itu dan mampu memberi perlawanan ketat kepada Fitra Eri dan pembalap lainnya sehingga ia finis di posisi pertama dengan catatan waktu 23 menit 54 detik. Fitra Eri membuntutinya dengan waktu 23 menit 54 detik dan M. Andri menyusul di posisi ketiga dengan catatan waktu 24 menit 7 detik.

Mahasiswa Fikom Universitas Indonesia ini menyatakan rasa bangganya karena bisa berada di depan pembalap senior Fitra Eri. “Jelas saya bangga dan ini jadi pemicu untuk lebih baik lagi di seri mendatang. Apalagi mobil kencang banget,” kata Avila kepada media, Selasa (30/3/2021).

Usai Avila menyelesaikan lomba, sang ayah, Alvin pun tak mau ketinggalan dengan meraih gelar juara di Kelas Kejurnas paling bergengsi ITCR 1600 Max. Alvin bahkan membuat jarak yang cukup jauh dari lawan-lawannya. Pembalap TTI Haridarma Manoppo yang persis berada di belakang Alvin pun mengakui kalau pacuan All New Honda Jazz Alvin sangat kencang. “Mobil Alvin kencang banget,” ujar Haridarma yang finis di posisi kedua.

Seperti Avila, Alvin pun tak kalah gembira. Apalagi ini seri pembuka 2021 sekaligus catatan sejarah paling penting bagi ayah anak ini bisa langsung menjuarai dua kelas bergengsi Kejurnas. Avila yang melakukan debut bersama Honda Racing, tak disangka bisa langsung mensahihkan diri sebagai jawara sekaligus membuktikan kalau ia bukan pembalap sembarangan dan tanda-tanda untuk meneruskan kejayaan sang ayah sudah terlihat ada di pundaknya.

“Yang paling beruntung dan jeli dari prestasi ayah anak clan Bahar ini, tentunya Honda. Honda yang merekrut mereka tentu saja akan semakin besar karena prestasi mereka,” kata salah satu petinggi balap nasional yang tak mau disebutkan namanya.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR