JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Pengurus Besar Federasi Kurash Indonesia (PB.Ferkushi) secara tegas menyebut Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar di Hotel Eria Gondangdia, Menteng Jakarta Pusat pada Selasa, (6/5/2021) ini adalah liar.

Pasalnya, PB.Ferkushi secara organisasi masih berjalan normal sehingga tidak ada yang perlu dipermasalahkan.Penegasan itu disampaikan langsung Ketua Umum PB.Ferkushi Mayjen TNI (Purn) Abdul Hafil Fuddin dalam siaran pers resmi yang disebar ke sejumlah media.

Menurut Hafil ada oknum pengurus yang mencoba memancing di air keruh.”Kan sudah pernah saya sampaikan.bahwa kondisi organisasi Ferkushi hingga saat ini normal meski tidak maksimal karena pandemi,”kata mantan Pangdam Iskandar Muda (Aceh) itu.

Jika sesuatu dipaksakan lanjut Hafil tidak akan membuahkan hasil yang baik. Ia pun mengajak semua pihak termasuk.mereka yang memaksakan Munaslub berpikir jernih dan cerdas.

“Ferkushi ini organisasi olahraga resmi diakui Pemerintah, KONI dan KOI di mana ruang geraknya harus sesuai aturan yang berlaku. Kita harus taat azas dan menjaga etika organisasi,”tambahnya.

Dijelaskan jika tidak taat azas, organisasi itu menjadi liar sehingga pelaksanaan Munaslub tersebut juga bisa disebut liar.

Pendapat Hafil kemudian diperkuat Sekjen PB.Ferkushi Lukman Husain. Menurut Lukman secara organisatoris dan.etika yang bisa menggelar Munaslub itu adalah PB.

“Munaslub itu bukan sesuatu hal yang tabu sejauh tidak melanggar tatanan organisasi. Nah sekarang saya tanya apakah ada pelanggaran berat dilakukan PB,”ungkap Lukman.yang juga anggota Bidang Organisasi KONI Pusat ini.

Menanggapi bahwa Munaslub ini akan dihadiri perwakilan KONI Pusat Lukman menegaskan KONI Pusat itu organisasi olahraga yang.cukup besar dan tertua sehingga tidak mungkin akan terjebak pada kepentingan segelintir orang yang memancing di air keruh.

Munaslub yang diklaim dihadiri 18 Pengprov dari.20 Pengprov yang ada itu menurut Lukman, tak memiliki legalitas yang kuat. Soalnya beberapa Pengprov yang mengaku resmi didata yang ada di PB.Ferkushi adalah selain bukan Ketua Umum yang tanda tangan juga ada beberapa Pengprov yang masa bhaktinya sudah habis.

Dalam Munaslub ini ada dua nama yang digadang-gadang bersaing dalam perebutan kursi nomor satu Ferkushi itu.Namun nama kedua calon Ketua Umum itu.masih dirahasiakan. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR