Eddie Toet Hendratno saat dilantik sebagai Ketua BAORI oleh Ketua Umum KONI Pusat waktu itu Tono Suratman. (Foto/dokumen Humas KONI)

Nyali Badan.Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) kini benar-benar diuji dalam sengketa olahraga terkait dualisme kepengurusan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI).Lembaga peradilan olahraga yang diketuai Prof Dr Eddie Toet Hendratno itu dalam posisi sulit. Pasalnya sengketa ISSI bukan hanya melibatkan perseteruan dua kepengurusan tetapi adanya tangan kekuasaan dengan sarat kepentingan masuk dalam pusaran konflik.

ISSI sejak terpilihnya Kapolri Jenderal Polisi Sigit Sulistyo Prabowo (SSP) pada Munaslub ISSI 2021, 3-4 April lalu terbelah dua. Karena.jauh sebelumnya yakni sejal 17 Oktober 2020 ISSI sudah punya Ketua Umum baru Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman. Mantan Wakasad ini diusung oleh 22 Pengprov ISSI se-Indonesia.

Dan sebelum Kapolri didaulat menjadi Ketua Umum PB.ISSI.periode 2021-2025 melalui Munaslub yang dipaksakan itu sudah bersengketa di BAORI.ISSI pimpinan Tatang Sulaiman melayangkan gugatan ke BAORI terhadap Raja Sapta Oktohari (RSO) atas tindakannya yang semakin brutal melawan hukum.

RSO yang sudah menyatakan mengundurkan.diri karena sudah merangkap jabatan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu masih tetap memposisikan.dirinya sebagai Ketua Umum PB.ISSI.

Persidangan di tingkat BAORI sudah berlangsung dua kali setelah sebelumnya ada upaya mediasi namun.gagal. Diakui atau tidak BAORI semakin dalam posisi sulit menghadapi sengketa ISSI ini. Karena seperti.sudah disinggung diawal tulisan ini ada tangan kekuasan.yang sarat kepentingan sudah masuk dalam puasaran konflik issi ini.

=KONI Memagang Bola Panas=

Namun apapun hasil akhir persidangan di tingkat BAORI ini akan berujung pada keputusan akhir apakah KONI mengabulkan atau tidak gugatan ISSI pimpinan Tatang Sulaiman. Ibaratnya bola panas itu akan kembali ke KONI Pusat.

Tim kuasa hukum ISSI pimpinan Tatang Sulaiman pun sudah mengingatkan semua KONI Pusat untuk.benar-benar menegakkan hukum tanpa ada keberpihakan kepada siapapun

Memang aroma tidak sedap sudah mulai tercium sejak.hasil Munaslub ISSI 2020 yang mengantarkan Tatang Sulaiman belum mendapat pengesahan dari KONI Pusat.Sudah hampir 6 bulan lamanya ISSI pimpinan Tatang Sulaiman menunggu dengan penuh kesabaran.

Namun fakta semakin membuktikan ada keberpihakan KONI Pusat kepada RSO. Hal itu ditandai dengan kehadiran Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dalam Munaslub ISSI 2021.Bahkan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu ikut memberikan sambutan.

BAORI memang lembaga peradilan olahraga independen namun.di bawah naungan KONI Pusat. Nah apakah BAORI akan mengambil keputusan melawan arus dalam artian tak sesuai keinginan sang “Bos” ?.

Dalam presscon resmi di Lt 25 Hotel Aston Kartika Grogol Jakarta, Selasa (6/4/2021) kemarin ISSI pimpinan Tatang Sulaiman melalui kuasa hukumnya Sardjono SH, MH dan.Eka NS SH berharap adanya keadilan hukum.dalam menyikapi sengketa di tubuh organisasi balap sepeda Indonesia (ISSI) ini. (Suharto Olii)

TINGGALKAN KOMENTAR