Bodiga Drag Race 201 Meter

BOGOR-(TribunOlahraga.com)

Pencapaian mengesankan kembali dibuat debutan Reza Rizki Arjai pada balap jarak pendek Bodisa Drag Race 201 meter, Minggu (12/9/2021) sore di sirkuit Lanud TNI AU Cicangkal, Rumpin, Bogor.

Reza, yang tampil dengan bendera Djoko Sutikno Racing Team (DSRT) membesut Honda Civic 1700cc-nya dengan baik untuk naik podium di dua kelas.

Reza menempati peringkat kelima di kelas Bracket 10 detik dan Consolation 9,5 dt. Reza pun memberi kesempatan kepada istrinya, Delasara Irwinda, menaiki podium untuk menerima plakat dan hadiah.

DSRT feat F-motor masih memperoleh dua kali lagi kesempatan naik podium dari keberhasilan Fauzi menempati peringkat ketiga kelas Consolation 9,5 dan peringkat kelima Bracket 9,5  detik.

F-motor yang digawangi Fauzi juga sukses menempatkan Lanang dari tim YRT di posisi tiga kelas Bracket 11,5 dt.

“Alhamdulillah, tetap disyukuri,” ungkap Reza Rizki Arjai yang didampingi istrinya, Delasara Irwinda, Minggu sore di Cicangkal, Rumpin seperrti dikutip dari sinarharapan.id.

KELUARGA – Reza dan Dela (duduk) bersama keluarga di Sirkuit Lanud TNI AU Cicangkal, Rumpin, Bogor. (Dok/SH.id)

Reza dan Dela mengapresiasi supporting-teamnya. Di samping Fauzi dan Ray dari F-motor, mekanik mobil mereka, juga kru dari DSRT; Tb.Rangga Aditya Nugraha, Juansyah Satya Prakarsa, Maulana Miftah Syahdam, Diaz Caesar Febrianto, Juano Susanto Putra, Juando Setyanto Pamungkas, dan Meutia Caesar Febriana.

“Insya Allah DSRT akan mencoba turun di event-event drag race dan tampil kompak,” ujar Dela.

“Akhir Oktober ada lomba lagi di sini, lalu November Seri 4 Drag Fest di Sentul,” sambung Reza, staf marketing Honda Jakarta Center, Pangeran Jayakarta.

Di hari pertama Bodisa Drag Race 201 meter ini, Sabtu (11/9/2021), Reza dua kali naik podium. Reza menjadi runner-up di kelas All Cars Japan/Eropa 2000cc  sedan bagasi, dan urutan ketiga di kelas Pro N/A.

Sebelumnya, pada penampilan perdananya melalui Seri 3 Drag Fest 2021 di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, 4-5 September,  Reza langsung naik podium di urutan kedua Consolation Class 402 meter dengan waktu terbaik 14,7 detik.

Balapan jarak pendek di Cicangkal ini rutin diselenggarakan secara rutin. Di samping mobil, event Bodisa ini juga menggeber balap motor.

“Drag race dan Drag bike Bodisa rutin dilangsungkan dua bulan sekali. Sirkuit Lanud TNI AU Cicangkal ini sudah menjadi rumah saya,” ujar H.Bahrudin, pendiri Bodisa, EO otomotif terkemuka untuk wilayah Jabar dan Banten.

“Bodisa itu akronim dari bodi saya siap buat apa saja,” kata pembina otomotif itu. Akhir September ini Bahrudin terbang ke Merauke, Papua, menyaksikan gelaran otomotif PON XX yang mementaskan disiplin road-race dan motokros.

Penampilan DSRT feat F-motor di gelaran Bodisa Drag Race 201 meter ini menuai kekaguman banyak pihak. Termasuk para kru PMI Tangsel yang menyempatkan diri berfoto bersama. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR