Indonesia berpeluang besar tahun ini merebut Kembali Piala Thomas setelah yang terakhir tahun 2002.

Alasannya karena pada perebutan Piala Thomas tahun ini, Indonesia di seeded di tempat pertama atau berarti peringkat para pemain Indonesia adalah yang tertinggi saat ini.

Indonesia diperkuat dua ganda putra nomor 1 dan 2 dunia, yaitu : Marcus Fernaldi Gideon /Kevin Sanjaya Sukamuljo (1) Mohammad Ahsan /Hendra Setiawan (2) dan Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto (7) serta pasangan muda Leo Rolly Carnando / Daniel Marthin (42)
Di sector tunggal ada Anthony Sinisuka Ginting (5) Jonatan Christie (7) Shesar Hiren Rhustavito (19) dan Chico Aura Dwi Wardoyo (79).

Kelemahan yang terlihat saat ini dan perlu dibenahi secepatnya, para pemain andalan kita ini belum tampil pada form terbaiknya.

Setelah lolos dengan susah payah dari fase group, Indonesia akan menghadapi Malaysia di babak quarter final.

Babak quarter final baru dimulai tahun 2004 dan Indonesia mempunyai catatan rekor yang bagus karena dari delapan pertandingan perebutan tiket semifinal yang dilewati sejak 2004, Indonesia menang tujuh kali.

Satu-satunya kekalahan Indonesia di perempat final Thomas Cup terjadi pada edisi tahun 2012 ketika kejuaraan beregu putra itu berlangsung di Wuhan, China.
Selain kekalahan sembilan tahun lalu,

Indonesia selalu keluar sebagai pemenang pada babak perempat final. Indonesia tercatat dua kali mengalahkan Malaysia, serta masing-masing sekali mematahkan perlawanan Jepang, Inggris, India, Korea Selatan, dan Hong Kong.

Dalam perempat final Thomas Cup edisi 2018, Indonesia menang 3-1 atas Malaysia.

Walaupun peringkat pemain kita diatas Malaysia, pertarungan musuh bebuyutan ini selalu berlangsung sarat emosi sejak dulu.

Belum lama ini ketika di Piala Sudirman kita tersungkur lawan Malaysia di perempat final karena salah satu penyebabnya adalah kekalahan dua andalan single putra Anthony Ginting dan pasangan ganda putra terbaik dunia Marcus Fernaldi Gideon /Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Semoga kekalahan telah dievaluasi dan menemukan strategi yang tepat besok.

Menurut tukang bridge sebaiknya Indonesia turun dengan kekuatan penuh, Marcus Fernaldi Gideon /Kevin Sanjaya Sukamuljo (1) Mohammad Ahsan /Hendra Setiawan (2) di ganda putra dan Anthony Sinisuka Ginting (5) Jonatan Christie (7) Shesar Hiren Rhustavito (19) di tunggal putra.

Seandainya ada pasangan andalan tidak siap barulah Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto (7) masuk sebagai ganda kedua.

Semoga supporter cilik yang selalu meneriakan Indonesia dengan lantang akan hadir besok untuk memberi semangat kepada tim Indonesia.

Jika lolos ke babak semi final, Indonesia akan berhadapan dengan pemenang Denmark vs India sehingga kemungkinan bertemu China, Jepang atau Korea Selatan baru di babak final.

Malam ini akan berlangsung babak perempat final antara Indonesia vs Thailand di Piala Uber. Indonesia turun dengan kekuatan penuh.

Ganda putri bertumpu pada Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/ Ribka Sugiarto.

Sedangkan untuk tunggal putri menurunkan Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani dan Ester Nurumi Tri Wardoyo.
Namun dengan tidak tampilnya pemain terbaik Thailand Ratchanok INTANON (6) maka rasanya Indonesia mampu mengalahkan Thailand.(Bert Toar Polii)

TINGGALKAN KOMENTAR