JAKARTA-(TribunOlahraga.com))

Sebagai Ketua Umum Pengprov ISSI Banten, Agus Prasetyo yang biasa disapa Yoyo mengatakan dirinya sekarang ini masih berjuang melawan kezaliman yang dilakukan Raja Sapta Oktohari (RSO). Pengprov ISSI Banten salah satu korban kebrutalan RSO.

Yoyo saat dihubungi TribunOlahraga.com, Minggu, (24/10/2021) malam membenarkan bahwa RSO yang sesungguhnya sudah tak punya kewenangan lagi mengendalikan ISSI karena harus mundur sebagai bentuk konsekuensi tak boleh rangkap jabatan di Komite Olimpiade Indonesia (KOI) masih memaksakan kehendak nya dengan membentuk caretaker Ketua Umum Pengprov ISSI Banten.

“Padahal Saya ini Ketua Umum Pengprov ISSI Banten yang sah karena diikuti oleh tujuh Ketua Pengkot dan Pengkab dari delapan Kota/Kabupaten se Provinsi Banten,”ujar Yoyo.

Menurut dia, dalam Musprov ISSI Banten 2020 itu juga dihadiri Ketua Umum KONI Provinsi Banten, Rumiah.
Namun dengan sikap brutalnya RSO memaksakan kehendaknya dengan menggelar Musprov pada tahun 2021 ini yang hanya dihadiri satu Pengprov ISSI yakni Kabupaten Tangerang.

Anehnya, kata Yoyo, KONI Provinsi Banten mengeluarkan rekomendasi. Padahal hal itu menabrak aturan seperti surat edaran KONI Pusat tertanggal 20 Desember 2020 tentang larangan bagi KONI Provinsi mencampuri masalah PB.ISSI ini.

” Jelas Saya akan membuat perlawanan karena kezaliman yang dilakukan RSO ini sungguh sudah melampaui batas,”tambahnya.

Yoyo menyebutkan sudah menghadap Ketua Umum KONI Provinsi Banten perihal tersebut pada Minggu pekan lalu.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR