BOGOR-(TribunOlahraga.com)

Insiden tenda paddock rubuh mewarnai kelangsungan kejuaraan balap mobil dan motor di Sirkuit Cicangkal, Rumpin, Serpong, Minggu (21/11/2021) siang. Tenda panjang yang memayungi beberapa paddock sekaligus roboh, menimpa sebuah mobil.

Tenda roboh karena terpaan angin kencang. Namun, pemasangan tenda tampaknya juga dilakukan secara sembrono, tidak memperhitungkan kondisi cuaca yang kurang kondusif akhir pekan ini. Saat tenda roboh, hujan belum turun, tetapi cuaca mendung dan angin kencang.

“Untung nggak banyak mobil di bawah tenda yang roboh itu, karena sedang balapan,” kata Tb.Rangga Aditya Nugraha, manajer tim DSRT, salah satu peserta dari balap mobil jarak pendek yang diselenggarakan EO Bodisa itu.

Suasana menjadi agak kacau saat tenda roboh. Apalagi, panitia dan petugas pengamanan tidak kelihatan. “Masih untung juga, pas tidak orang di bawah tenda,” ujar Huga, sapaan akrab manajer tim DSRT itu.

DSRT (Delasara Racing Team) yang mengandalkan pembalap Reza Rizki Arjai turun di beberapa kelas di seri keempat Dragrace Bodisa ini.

“Kami berencana ikut seri terakhir Kejurnas Dragrace, minggu depan di Sentul,” kata TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR