Oleh : Bert Toar Polii

KEMENANGAN telak Indonesia 320-201 Imp atas Tuan Rumah Portugal di Kejuaraan Dunia Senior Bowl tahun 2005 di Estoril, Portugal, membuat Indonesia melangkah ke semifinal.

Itu berarti kerja keras lagi buat Henky Lasut, Eddy Manoppo, Denny Sacul, Munawar Sawiruddin, Amiruddin Jusuf dan Arwin Budirahardja. Termasuk tim manajer dan kapten tidak bermain Roy E Tirtadji.

Di semifinal Indonesia menghadapi Denmark, yang sebelumnya mengungguli Israel 303-191 Imp.

Pertandingan di semifinal berlangsung alot. Pada 2 segmen pertama Indonesia kalah 13-36 dan 21-34 dan baru bisa menang tipis 30-26 pada segmen ketiga. Tapi, penampilan selanjutnya sungguh mengagumkan.

Akhirnya Indonesia mengumpulkan 168,5, sedangkan Denmark hanya 156 Imp. Untuk partai semifinal lainnya, tim USA 1 sukses menundukkan Belanda 223-117 Imp.

Serunya pertandingan semifinal tersebut bisa terlihat dalam diagram berikut dimana Indonesia diuntungkan karena penggunaan metode signal yang berbeda,

3. S 10 4 3
S/TB H Q
D 8 7 3
C A Q 10 9 4 2
S J 9 S K 8 5
H K J 9 7 6 H A 10 8 3 2
D A K 6 2 D J 10 4
C J 8 C 7 3
S A Q 7 6 2
H 5 4
D Q 9 5
C K 6 5

Open Room
Barat Utara Timur Selatan
Sacul Moller Sawiruddin Auken
1S
2S 2S 3H Pass
Pass 3S //

Closed Room
Barat Utara Timur Selatan
Moller Lasut Lund Manoppo
1S
Dbl 2H(1) Dbl 2S
Pass 3C 3H 3S
//

(1) Support ., 8-10 HCP

Kedua pemain sama-sama lead DA, yang berbeda adalah buangan Timur. Pasangan kita Munawar Sawiruddin/Denny Sacul menggunakan metode standar signal jadi Munawar buang D4 yang berarti menolak Diamond.

Sementara itu pasangan Moller/Lund menggunakan metode upside-down signals atau popular disebut UDCA, sehingga dengan berat hati Lund harus buang DJ yang berarti ia menolak Diamond.

Penggunaan metode signal ini mengakibatkan tim Denmark harus menderita kekalahan 5 Imp. Sebab. Denny Sacul pada trik kedua beralih serang HK yang diambil alih dengan AH oleh Munawar dan dilanjutkan serang HJ.

Lawan terpaksa menyerah kalah 1 trik Heart, 3 trik Diamond dan terakhir masih kalah 1 trik di trump. Kontrak 3S. mati 1 atau 50 buat Indonesia yang berarti 140 sama dengan 5 Imp.

Sayangnya Indonesia akhirnya kalah di final melawan tim USA 1 dan harus puas meraih medali perak.(Penulis adalah pemerhati dan pemain bridge).

TINGGALKAN KOMENTAR