Oleh : Bert Toar Polii

Kelemahan utama pemain kita yang masih terlihat sampai saat ini adalah lemahnya kita membahas tuntas terutama partnership agreement antar pasangan sehingga mengurangi salah pengertian.

Salah satu contoh pernah penulis tulis dan ambil contoh dari TURNAMEN Piala Gubernur BI tahun 2005 yang lalu.
Mari kita lihat cerita menarik dari event ini sebagai pelajaran yang amat sayang untuk dilewatkan.

Bagaimana ketangguhan Polandia yang beranggotakan pemain-pemain muda, bisa menjadi salah satu contoh. Marcin Krupowicz dan Rafal Jagniewski, serta Piotr Lutostanski dan Boguslaw Pazur, tidak terkalahkan selama tujuh sesi sistem Swiss.

Ajang ini agaknya menjadi pemanasan sebelum mereka berlaga di Kejuaraan Dunia Bermuda Bowl 2005 di Estoril, Oktober mendatang. Polandia berhasil mengumpulkan 189 VP atau rata 21 VP per sesi pada babak penyisihan.

Kemudian meraih 140 VP pada pertandingan Piala Ketua Umum GABSI atau rata-rata 20 VP per session. Akhirnya Piala Ketum Gabsi pun disabet mereka. Posisi kedua ditempati Amerika, dan ketiga Belanda.

Regu Indonesia Open yang diperkuat pasangan Santje Panelewen/Franky Karwur, Taufik Asbi/Robert Tobing, serta Bert Toar Polii/Memed Hendrawan harus puas di tempat keempat.

Satu catatan, pemain tuan rumah harus kerja ekstra keras agar bisa tampil sejajar dengan para pemain terbaik dunia. Kekalahan dari Swedia, misalnya, karena kita kurang siap dalam hal partnership agreement. Salah satu contoh:

8. S Q 9 6 4 3
H Q
D Q 9 5
C 8 6 5 2
S A K 7 S —
H K 2 H A J 5 4
D J 3 DA K 10 8 6 2
C A Q J 10 7 4 C K 9 3
S J 10 8 5 2
H 9 8 7 6 3
D 8 7 3
C —

Open Room
Barat Utara Timur Selatan
Sylvan Tobing Sundellin Asbi
1C Pass 1H Pass
2C Pass 2NT Pass
3C Pass 4S Pas
5C Pass 5D Pass
5H Pass 5S Pass
6C //

Closed Room
Barat Utara Timur Selatan
Karwur Morath Panelewen Efraimsson
1C Pass 2C(1) Pass
2NT Pass 3D Pass
3NT Pass 4D Pass
4S Pass 4NT Pass
5D Pass 6D //

(1) Diamond suit

Kontrak 7C tidak tercapai di kedua meja. Kalau saja pasangan kita lebih siap dengan telah mendiskusikan jalannya penawaran pada papan ini, terdapat peluang untuk meraih 13 Imp.

Simak penawaran pasangan Polandia Pazur-Jagniewski ketika berhadapan dengan pasangan Taiwan.

Barat Utara Timur Selatan
Pazur Shih Jagniewski P.Huang
1C Pass 2D Pas
3C Pass 5NT Pass
6H Pass 7C //(Penulis adalah pemerhati dan pemain bridge).

TINGGALKAN KOMENTAR