JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Tampilnya kuda Maharani dari Jateng menjadi juara Kelas 3 Tahun Betina Derby jarak 1.600 meter dalam Kejuaraan Pacuan Kuda Pertiwi Cup-Madura Derby 2013 di Lintasan Pacuan Kuda Pulo Mas Jakarta Timur membuat suhu persaingan jelang Derby Indonesia 2013 semakin memanas.

Maharani memang harus berjuang keras untuk merebut posisi terdepan karena sejak start hingga 200 meter menjelang finis, kuda milik Ir.Iman Hartono ini berada di posisi kedua di belakang kuda Mawar Trojan dari Jabar.

Maharani dengan joki Michael Soleran ini menyodok melewati Mawar Trojan 50 meter jelang finis. Tampilnya Maharani menjadi juara di Madura Derby ini sebetulnya bukan sebuah kejutan. Pasalnya kuda betina jragem ini sebelumnya sudah 4 kali menjuarai lomba pacuan kuda tingkat nasional.

Posisi kedua di kelas ini direbut kuda Mawar Trojan. Bagi Mawar Trojan hasil ini memang menjadi peringatan agar lebih mempersiapkan dirinya menghadapi pacuan paling bergengsi di tanah air yakni Derby Indonesia yang akan digelar Juni mendatang di Pulo Mas.

Kuda Mawar Trojan pada pacuan Taliabo Derby 2013 yang digelar 17 Maret lalu tampil sebagai juara di Kelas 3 Tahun Calon Derby jarak 1.400 meter.

Tokoh Pembina olahraga berkuda (pacuan kuda) yang juga Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Pordasi DKI, Alex Asmasoebrata mengatakan, tampilnya Maharani sebagai juara di lomba pacuan kuda Madura Derby-Pertiwi Cup ini membuat persaingan di Derby Indonesia akan semakin ketat.

Namun Alex mengingatkan bahwa, siapa yang menjadi juara Derby Indonesia 2013 memang baru akan ditentukan pada Juni mendatang. Oleh karenanya, persiapan kuda-kuda calon Derby akan sangat menentukan.

‘’Saya kira persiapan masing-masing kuda akan sangat menentukan. Kondisi kuda harus benar-benar prima. Selain itu kejelian pelatih dan kecermatan joki juga ikut berperan,’’kata Alex yang pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI DKI, 6 April lalu di Hotel Mercure Ancol Jakarta sukses mengantarkan Winny Erwindia kembali memimpin KONI DKI itu.

Menurut pengamatan TribunOlahraga.com, persaingan jelang Derby Indonesia 2013 ini memang bakal ketat. Ada beberapa kuda unggulan disebut-sebut bakal menjuarai Derby Indonesia 2013 diantaranya Maharani, Mawar Trojan, Super Angel (DKI) yang menempati posisi ketiga dalam pacuan perebutan Piala Pertiwi, Minggu, (7/4).

Selain kuda-kuda tersebut, masih ada beberapa nama yang patut masuk bursa calon juara Derby Indonesia 2013. Sebut saja, Gundala Zorro dari Jatim (juara Kelas 3 Tahun Derby) pada pacuan Taliabo Derby 2013, Pesona Joang (Maluku Utara), runner-up Taliabo Derby, Saabil dari Sumbar.

Saabil adalah juara Kelas 3 Tahun Derby Champion’s Cup Taliabo Derby. Di kelas itu, kuda milik Asrial ini mengalahkan 11 ekor kuda lainnya termasuk Maharani.

=Hasil Lainnya=

Sementara itu di kelas 4 Tahun A/B jarak 2000 meter juga terjadi persaingan ketat. Di kelas yang memperebutkan Piala Ketua Umum PP.Pordasi ini, kuda X Trail dari Jatim tampil sebagai juara, posisi kedua ditempati Jack Eclipse (Jateng) kemudian diikuti Ratu Manglayang dari Jabar di urutan ketiga.

Untuk Kelas 3 Tahun Terbuka jarak 1600 meter yang memperebutkan Piala Cahaya Bulan Stable dijuarai kuda P.Meteor dari Kalsel. Posisi kedua ditempati Massimo Dutti dari DKI, kuda Master Barbor dari Jatim menyusul di tempat ketiga.

Kuda Rose Hills dari DKI menjai juara di kelas 3 Tahun Remaja jarak 1.400 meter. Selain mendapatkan hadiah uang Rp.20 juta, kuda milik Frelly Manopo ini juga merebut Piala Bintang Madura Stable. Posisi kedua di kelas ini diduduki Diamondy War (Jabar) kemudian disusul Melody Langensari (Jateng) di posisi ketiga.

Di kelas IV Handicap jarak 1400 meter memperebutkan Piala Perjaka Satu dan hadiah uang Rp.6 juta menempatkan kuda Putra Sadewo dari Kalsel sebagai juara. Suko Nagari dari Sumbar yang sempat memimpin lomba harus puas di posisi kedua kemudian diikuti Tarantula (Maluku Utara) di tempat ketiga.

Kuda Arjabumi dari Kalsel menjadi juara untuk Kelas III Handicap jarak 1.600 meter. Arjabumi selain merebut Piala Eclipse Stable juga mendapatkan hadiah uang sebesar Rp.10 juta. Posisi kedua diraih kuda Ndulu Gela (Maluku Utara) kemudian disusul kuda Aras Marapi (Sumbar) di tempat ketiga.

Untuk perebutan Piala CV Sumber Usaha Jaya dan hadiah uang Rp.10 juta dengan memperlombakan Kelas 4 Tahun C/D jarak 1600 meter dimenangkan kuda Queel Angel dari Jabar. Kuda Romadona dari Kalsel menyusul di tempat kedua kemudian disusul kuda Little Minister dari Kalsel di tempat ketiga.

Di kelas 3 Tahun jarak 1600 meter memperebutkan Piala Nikita Stable dijuarai kuda Storm Zorro dari Jatim kemudian disusul Taji Malela dari Jateng di posisi kedua dan Siliva Gold (Jateng) di urutan ketiga.

Sedangkan dalam lomba penutup (race XVIII) yang memperlombakan Kelas Terbuka Handicap jarak 1850 meter, dijuarai kuda Tuan Nagari dari Sumbar. Kuda milik Mario R Saleh Bahar ini merebut Piala Tombo Ati Stable dan hadiah uang Rp.10 juta. Posisi kedua diraih Poseidon (Jatim) kemudian disusul kuda Berlian Minang (Jatim) di tempat ketiga.

Setelah Madura Derby-Pertiwi Cup ini, akan digelar Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Bupati Bantul, DIY (20-21 April) di Arena Pacuan Kuda Sultan Agung Bantul dan Minang Derby 2013 (5 Mei) di Lintasan Pacuan Kuda Pulo Mas Jakarta. Kedua even ini juga menjadi rangkaian dari ajang ujicoba jelang Derby Indonesia. TOR-02

 

TINGGALKAN KOMENTAR