JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Panitia Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 dalam rapat di Jakarta, Jumat, sepakat untuk mengusulkan agar pesta olahraga tersebut diundur sampai September mendatang.

Pesta olahraga di Pekanbaru yang rencana semula diundur sampai November dari jadwal semula 6-16 Juni itu menurut Ketua Panitia ISG 2013 Anthony Sunarjo diputuskan diundur menjadi September setelah melihat agenda kegiatan olahraga sepanjang September dan Oktober.

“Semula kita memang mengusulkan di bulan Oktober, namun usulan tersebut tidak mendapatkan respon dari ISSF (Islamic Solidarity Games Federation) karena pada 15 Oktober ada peringatan Hari Raya Idul Adha,” ujar Anthony usai rapat yang diikuti panitia pusat dan panitia daerah tersebut.

Pertimbangan lain adalah karena pada 5-7 Oktober juga akan dilangsungkan hajatan besar, yaitu sidang Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Bali.

Menurut rencana, ISG yang diperkirakan diikuti sekitar 57 negara tersebut akan digelar pada 11-12 September, seminggu setelah berlangsungnya pemilihan kepala daerah Riau pada 4 September.

Usulan rapat untuk mengundur ISG menjadi September tersebut akan dilaporkan ke Menpora Roy Suryo pada Senin (15/4) sebelum disampaikan kepada ISSF.

Menurut Anthony, ISSF sudah setuju dengan pengunduran jadwal ISG tersebut dan menunggu jadwal baru dari tuan rumah Indonesia.

Jika pengunduran jadwal ISG ke September disetujui, Anthony menegaskan bahwa Indonesia sebagai tuan rumah harus benar-benar serius dalam mempersiapkan diri, terutama dalam masalah stadion utama dan fasilitas kolam renang.

Stadion utama yang menurut rencana akan dijadikan tempat acara pembukaan dan penutupan, sampai saat ini masih belum digunakan karena panitia PON 2012 lalu masih berutang kepada pihak kontraktor.

Sementara kolam renang masih belum memenuhi syarat untuk kompetisi internasional karena hanya memiliki delapan lintasan dari seharusnya sepuluh lintasan. Selain itu kedalaman kolam juga hanya 120cm dari seharusnya 140cm.TOR-02

 

TINGGALKAN KOMENTAR