JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Pelatih pelatnas pencak silat Jawa Tengah Indro Catur mengatakan tidak ada target khusus bagi pesilat pelatnas yang tampil pada kejuaraan Belgia Terbuka pada 2-7 Mei 2013.

Menurut Indro yang dihubungi dari Semarang, Senin, kejuaraan di Belgia Terbuka ini hanya sebagai ajang evaluasi dan uji coba pesilat pelatnas yang dipersiapkan pada SEA Games 2013 Myanmar.

“Kami hanya ingin tahu sejauh mana kemajuan yang dicapai atlet pelatnas selama menjalani latihan di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta ini,” kata pelatih yang sukses mengantarkan tim pencak silat Indonesia menjadi juara umum Asian Beach Games I di Bali, 2008.

Pada kejuaraan pencak silat Belgia Terbuka mendatang, Indonesia menerjunkan 15 pesilat didampingi seorang manajer tim, dan tiga orang pelatih.

Ke-15 pesilat yang diterjunkan di Belgia adalah Awaludin (kelas A/Sulawesi Selatan), Johan (kelas B/Sulsel), M Adhan (kelas C/Sulawesi Tengah), Sapto Purnomo (kelas D/Jateng), Slamet Riyadi (kelas E/Jateng).

Kemudian Afriansyah (kelas F/Sumatera Utara), M Rizki Adi Widjaya (kelas G/Jateng), Nyoman Supatarman (kelas H/Bali), dan Bagaskoro (kelas I/Jateng) untuk putra.

Untuk kelompok putri ada enam pesilat, yaitu Yulinar Tikasari (kelas A), Weny Sasmita (kelas B), Wewey Wita (kelas C), Pipit Komala (kelas D), Maryati (kelas E), dan Indriya Milasari (kelas F).

Mereka akan didampingi Tafsil Rimsal sebagai manajer tim ditambah tiga orang pelatih, yaitu Taslim Azis, Ika Lesmana, dan Indro Catur. “Kami rencananya berangkat ke Belgia Rabu (1/5),” katanya menegaskan.

Usai kejuaraan di Belgia ini, tim pencak silat pelatnas rencananya akan kembali mengikuti pertandingan uji coba tes event di Myanmar, Juni mendatang.  TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR