JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Siapa yang harus mengelola pertumbuhan bisnis di perusahaan? Silakan menyaksikan dan memungut butir-butir makna dari laga Manchester City melawan AC Milan di turnamen Piala Audi 2013.

Pertandingan dari dua raksasa sepak bola Eropa itu akan digelar di Stadion Allianz Arena, Muenchen, pada Rabu, pukul 23.15 WIB.

Mereka, baik itu atasan maupun bawahan di sebuah perusahaan, yang ingin menonton tayangannya silakan “mengekor” pada sajian tayangan televisi swasta nasional.

Pelatih “The Citizens” – julukan bagi Manchester City – Manuel Pellegrini bersama pelatih “I Rossoneri”, Massimiliano Allegri, sama-sama ingin mengukur kekuatan terkini balatentaranya.

Kalau saja Pellegrini dan Allegri menjabat sebagai atasan di perusahaan, maka ia bakal memilih dan mempekerjakan bawahannya yang punya segudang pengalaman, seabrek keahlian, dan aneka sudut pandang yang berbeda ketika merespons soal-soal ketika menghadapi lawan.

Bawahan yang tidak doyan “yes man” kepada kemauan atasan. Ini pekerjaan rumah ekstra bagi Pellegrini di City dan bagi Allegri di AC Milan.

Terkesan murahan dan biasa-biasa saja, bila kedua pelatih itu sekedar omong itu-itu saja, bahwa para pemain wajib meningkatkan kualitas penampilan memasuki musim kompetisi 2013/2014. Pellegrini dan Allegri memerlukan  upaya terobosan.

Teroboson-terobosan itu, yakni fokus kepada setiap ide dan kesempatan terbaik, menangkap inti dari setiap ide yang muncul, kemudian dikomunikasikan kepada bawahan secara praktis. Terobosan inilah yang ingin dilihat dan dievaluasi kedua pelatih dari laga mini kompetisi Piala Audi 2013.

Manchester City menuai hasil negatif musim lalu. Pelatih asal Italia, Roberto Mancini membayar kontan kegagalan itu dengan jabatannya. Ia dipecat dari City.

Datang pelatih asal Chile, Pellegrini. Para pemain termasuk Mario Balotelli kabur ke Milan dan Carlos Tevez hengkang ke Juventus.

Kedua striker itu punya kualitas dan pengalaman, meski keduanya bukan tipe pemain yang suka membeo apalagi mengekor kepada kemauan pelatih. Balotelli dan Tevez bukan anak manis, keduanya kerapkali tampil sebagai sosok bengal.

Pellegrini dan Allegri dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa semangat kebersamaan (team spirit) adalah segalanya bagi keberhasilan tim.

Di bawah Pellegrini, kubu Etihad Stadium kini diperkuat oleh pemain depan asal Montenegro, Stevan Jovetic, pemain depan Spanyol Alvaro Negredo, gelandang Jesus Navas. City merogoh kocek dalam-dalam mencapai 110 juta euro untuk mendatangkan para pemain itu.

Sementara, AC Milan menyabet peringkat ketiga dalam kompetisi Seri A musim 2012/13. Pasukan Allegri terus mengemas memori pedih di ajang Liga Champions lalu.

Salah satu raksasa sepak bola Italia itu langsung bebenah diri meski masih terkendala dengan keterbatasan dana. Pasukan Allegri masih diganggu dengan masalah cedera pemain.

Setelah Robinho pulih dari cedera pangkal paha, menyusul dua bek, yakni Mattia De Sciglio dan Phillipe Mexes tidak bisa membela Milan. Sciglio mengalami cedera lutut kiri, dan Mexes menderita cedera otot.

Daniel Bonera absen sekurangnya dalam dua bulan ke depan karena mengalami retak lutut. Amunisi kubu San Siro terus menambah amunisi dengan mendatangkan gelandang Andrea Poli dan dua bek asal Kolombia, Christian Zapata dan Jherson Vergara. Total dana yang dihabiskan klub itu mencapai 11 juta euro.

Dilema Balotelli:
Hasrat membuncah pecinta bola sejagat untuk menyaksikan aksi pemain Milan, Mario Balotelli hampir dipastikan ditunda. Pemain Italia berdarah Ghana itu baru bergabung dengan skuad “I Rossoneri” pada 2 Agustus 2013.

Kalau saja Balotelli menghadapi mantan klubnya itu. Akankah ia mencetak “hat trick”? Kalau Milan memperoleh penalti, akankah ia mengambil eksekusi penalti menghadapi Joe Hart? Dilema Balotelli.

Akankah Balotelli diganjar kartu merah di menit-menit awal laga untuk menunjukkan kecintaannya kepada City di ajang Piala Audi 2013?

Dilema Balotelli dapat mencapai titik didih dalam salah satu kompetisi sepak bola berkelas global. Ini kali ketiga kompetisi itu digelar dengan menghadirkan Bayern Muenchen, Manchester City, AC Milan, dan Sao Paulo FC. Laga dihelat di Allianz Arena dari 31 Juli sampai dengan 1 Agustus 2013.

Piala Audi 2009 direbut oleh Bayern Muenchen dengan menundukkan Manchester United 7-6 lewat adu penalti. Pada 2011, Barcelona FC mengalahkan Bayern dengan skor 2-0.

Bagi Pep Guardiola, laga ini menjadi laga pemanasan sebelum masuk ke gerbang kompetisi Bundesliga pada 7 Agustus. Bagi Manchester City, ini kali pertama klub Inggris ini ikut dalam Piala Audi.

AC Milan menyimpan aneka pesona, dari koleksi tujuh gelar Liga Champions, sampai empat kali Piala Intercontinental, empat kali Piala UEFA, dan 18 kali menjadi juara Italia. Belum lagi magnet penyerang Kevin Prince-Boateng, yang digadang-gadang bakal menjanjikan trisula maut bersama Balotelli dan Stephen El Shaarawi.

Sao Paulo FC, sebagai klub yang mewakili Brazil sebagai salah satu kiblat sepak bola dunia, menyabet 21 gelar prestius, enam kali juara Brazil, tiga kali merebut Copa Libertadores, dua Piala Intercontinental, Copa Sudamericana 201.

Klub ini masuk dalam deretan klub sukses di dunia. Mereka punya gelandang dinamis, yakni Paulo Henrique Chagas de Lima, yang lebih dikenal dengan nama Ganso, dan mantan pemain Barcelona, Lucio.

Komentar dua pelatih:
Manuel Pellegrini (Manchester City):

“Apakah seluruh pemain kami telah berada di Muenchen? Ya, seluruh skuad berada di sini kecuali Matija Nastasic.”
“Kami harus menunggu untuk melihat seberapa besar cedera yang dialami Nastasic, tetapi saya punya banyak pemain yang dapat menggantikan dia. Ada cukup stok pemain untuk mengganti pemain yang cedera.”

“Soal (Edin) Dzeko, kami harus menunggu. Besok, kami akan tahu apakah dia dapat bermain atau tidak.”

Massimiliano Allegri (AC Milan):

“Beberapa pemain baru saja mengikuti Piala Konfederasi. Mereka baru saja kembali dari liburan, sementara Zapata masih mengalami masalah kebugaran. Mereka akan bergabung bersama kami di Frankfurt dalam perjalanan ke Amerika Serikat.”

“Kami pernah tiga kali menahan imbang Barcelona dalam dua tahun belakangan. Melawan Bayern juga menjadi pertandingan menarik dan menantang.”

Prakiraan susunan pemain:
Manchester City (4-4-2):
Hart (penjaga gawang), Clichy, Lescott, Kompany, Richards, Silva, Toure, Fernandinho, Milner, Negredo, Dzeko
Pemain cadangan:
Pantilimon, Zabaleta, kolarov, Barry, Boyata, Nimely, Huws, Razak, Navas, Garcia, Nasri

AC Milan (4-2-3-1):
Abbiati (penjaga gawang), Antonini, Bonera, Zaccardo, Constant, Nocerino, De Jong, Boateng, Emmanuelson, Poli, El Shaarawi
Pemain cadangan:
Amelia, Gabriel, Traore, Vergara, Lotti, Pacifico, Pinato,Saponara, Cristante, Muntari, Niang, Petagna

Aksi pemain bintang:

Jesus Navas:
Jesus Navas tiba di Manchester City dengan segudang harapan dapat menuai pengalaman berlabuh di benua Eropa.

Manajer anyar City Manuel Pellegrini tahu bahwa ia punya tugas tidak ringan mempertajam lini depan, salah satunya mendatangkan pemain-pemain jempolan.

Pellegrini didaulat memenangi gelar Liga Inggris (Premier League) musim ini dan tidak ingin lagi menanggung malu di ajang Liga Champions.

Pellegrini memberi kesempatan seluas-luasnya bagi Navas untuk melakukan penyesuaian bermain bersama City. Klub elite Liga Inggris ini sudah dibaptis sebagai klub dengan permainan kelas wahid.

Vincent Kompany:
Kompany memang bakal bertemu dengan koleganya. Kalau saja Balotelli turun bermain berkostum AC Milan, pemain bengal ini berhadap-hadapan dengan Kompany.

Lini belakang City menjadi salah satu fokus perhatian Pellegrini.

Sergio Aguero:
Aguero tidak terlalu berperan dalam laga pramusim kali ini, padahal pemain ini punya talenta. Ketidakhadiran dia bagaikan serdadu “missing in action”.

Edin Dzeko diharapkan dapat mengisi posisi yang ditinggalkan Aguero. Sejak Carlos Tevez hijrah, Dzeko berperan sebagai striker.

Pertandingan melawan AC Milan ini menjadi kesempatan elok bagi Aguero.

Samir Nasri:
Apakah laga melawan AC Milan kali ini dapat mendongkrak grafik penampilan Nasri? Pertanyaan ini sama dan sebanun dengan pernyataan krusial dari setiap perusahaan ketika merespons efektivitas keberadaan pegawainya, apa gunanya dia bekerja di perusahaan ini?

Nasri menjawab pertanyaan itu dengan kemampuannya mencetak gol dan melepaskan umpan akurat. Di bawah arahan Pellegrini, Nasri mampu menulis kisah kasih bersama City.

Prediksi tiga besar: (Goal.com)
* Manchester City 1-2 AC Milan (16,97 persen)
* Manchester City 2-1 AC Milan (14,5 persen)
* Manchester City 1-3 AC Milan (  7,06 persen)

Lima laga terakhir:
Manchester City
27 Juli 2013    Sunderland 0 – Manchester City 1    FR
24 Juli 2013    South China 0 – Manchester City 1    FR
18 Juli 2013    Amazulu FC 2 – Manchester City 1    FR
14 Juli 2013    SuperSport United FC 2 – Manchester City 0    FR
25 May 2013    Manchester City 5 – Chelsea FC 3    FR

AC Milan
27 Jul 2013    Valencia 1 – AC Milan 2    ICC
19 May 2013    Siena 1 – AC Milan 2    ITA1
12 May 2013    AC Milan 0 – Roma 0    ITA1
8 May 2013    Pescara 0 – AC Milan 4    ITA1
5 May 2013    AC Milan 1 – Torino 0    ITA1

Narasi prediksi:
* Ini kesempatan baik bagi Manchester City menunjukkan otot-otonya kepada lawan, utamanya kepada AC Milan. City relatif sibuk dalam dua bulan ini jelang musim kompetisi musim panas digelar.
* Peran Fernandinho cukup krusial bagi City.
* AC Milan ngotot untuk tidak lagi mengulang capaian peringkat ketiga musim lalu di kompetisi Seria A. Mereka bakal habis-habisan diteror kata “optimistis”, menghadapi dua pesaing utama, Juventus dan Napoli.

Prediksi hasil laga (Antaranews.com)
Manchester City: 2
AC Milan : 1  TOR-03

 

TINGGALKAN KOMENTAR