JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengatakan kegiatan Kirab Para Atlet Juara Dunia Bulu Tangkis 2013 di Jakarta, Minggu, memicu semangat para atlet lain untuk terus berlatih lebih keras agar berprestasi maksimal.

“Kegiatan ini sebagai pemicu semangat atlet lainnya untuk menjadi juara dunia seperti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ganda campuran, serta Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di ganda putra,” katanya.

Menurut dia, acara tersebut tidaklah berlebihan karena masyarakat Indonesia merindukan gelar juara dan sebagai ajang untuk menyapa dan berinteraksi langsung dengan para pendukung setia.

Dia mengatakan untuk para pemain yang berada di tunggal putra, tunggal putri, maupun ganda putri harus ditingkatkan lagi potensi mereka agar mengikuti jejak Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

“Kita punya target untuk mendapatkan pemain putra maupun putri sektor tunggal yang dapat bersaing dan berbicara banyak ajang internasional. Insya Allah di Olimpiade Rio De Jeneiro kita dapat mempertahankan tradisi emas,” kata dia.

Ia mengatakan akan memberikan bonus kepada Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, yang mampu mempersembahkan gelar juara pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013.

“Bonus dari pemerintah akan diberikan pada Hari Olahraga Nasional September nanti. Bonus tersebut dalam bentuk yang spesial untuk kehidupan mereka,” kata dia.

Para pebulutangkis yang sukses menyabet gelar juara dalam Kejuaraan Dunia di Guangzhou, China, mengikuti Kirab Para Atlet Juara Dunia Bulu Tangkis 2013 yang digelar di Jakarta.

Mereka diarak sejak pukul 07.00 WIB mulai dari Sarinah menuju Bundaran Hotel Indonesia dan kemudian kembali ke Sarinah.

Kegiatan kirab tersebut melibatkan Menpora Roy Suryo, Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan serta pecinta olahraga bulu tangkis di Tanah Air.

Setelah acara kirab selesai, para juara dunia Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan bertemu dan menyapa para penggemarnya.

Kasubid Humas dan Sosial Media PP PBSI, Yuni Kartika, mengatakan kegiatan kirab ini bentuk apresiasi atas segala perjuangan para atlet yang mempersembahkan gelar juara dunia.

“Ini perlu kita angkat agar mereka tahu bahwa masyarakat rindu gelar dan ingin bulutangkis bisa seperti dulu lagi ketika zamannya Susi dan Alan Budikusuma. Animo masyarakat hari ini sangat luar biasa dan melampaui ekspektasi,” kata dia.

Indonesia meraih gelar bergengsi juara dunia setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengatasi perlawanan Xu Chen/Ma Jin (China) di final ganda campuran, serta Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di ganda putra yang mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark). TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR