JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Ganda putra andalan Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kembali fokus latihan untuk mengincar gelar selanjutnya pada turnamen Superseries Jepang Terbuka 2013 di Tokyo 17-22 September 2013.

Setelah berhasil menyabet gelar Juara Dunia beberapa waktu lalu, Ahsan dan Hendra serta juara dunia ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjalani acara kirab Juara Dunia untuk berbagi kegembiraan dengan masyarakat di Jakarta, Pemalang dan Purwokerto.

“Hari ini sudah mulai latihan. Pagi sesi game, sore fitnes untuk persiapan Jepang Terbuka dan Indonesia Grand Prix Gold (24-29 September),” kata Hendra kepada wartawan Kamis.

Peringkat Ahsan dan Hendra yang belum setahun terbentuk itu melesat ke ranking dua dunia setelah berhasil menjadi juara dunia.  Sepanjang 2013, mereka juga berhasil menjuarai Malaysia Terbuka, Indonesia Terbuka dan Singapura Terbuka sehingga kini mereka menjadi ganda andalan Indonesia termasuk pada Jepang Terbuka nanti.

“Target di Jepang Terbuka pastinya juara. Setelah menang di Juara Dunia tingkat percaya diri mereka semakin meningkat,” ujar pelatih ganda putra pelatnas Herry Iman Pierngadi.

Menurut Herry, kunci kesuksesan Ahsan Hendra telah menemukan tipe permainan yang serasi meskipun terbilang pasangan baru.  Ia menilai penampilan Ahsan dan Hendra semakin solid setelah juara di Indonesia Terbuka, khususnya Ahsan yang kini mampu mengendalikan emosinya.

“Ahsan dan Hendra sudah menemukan tipe permainan yang serasi. Setelah Indonesia Terbuka keduanya semakin percaya diri, khususnya Ahsan yang lebih tenang kalau skornya tertinggal. Kalau dulu kan dia masih panik. Ahsan memang menjadikan Hendra panutan dan sering konsultasi,” jelas Herry.

Kini Ahsan dan Hendra akan menjadi pasangan yang paling diincar untuk dikalahkan ganda putra lainnya.  Herry pun sudah mengantisipasi  hal tersebut dengan terus mempelajari permainan terbaru dari lawan-lawan mereka lewat video rekaman.

“Kita juga pelajari kelemahan mereka. Kita juga atur peak mereka mulai dari persiapan latihannya dan pengiriman pertandingan. Kalau ada turnamen bergengsi, mereka dikasih jeda waktu yang panjang untuk persiapan,” ujar Herry yang juga berharap Hendra dan Ahsan bisa juara di Olimpiade 2016. TOR-06

 

TINGGALKAN KOMENTAR