JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Menpora Roy Suryo mengatakan sebagai cabang olahraga yang paling digemari masyarakat, sepakbola harus bisa mempersatukan bangsa. Apalagi PSSI sebagai induk organisasi sepakbola nasional lahir di tengah bangsa ini memperjuangkan kemerdekaannya.

‘’Harapan saya sepakbola itu menjadi alat pemersatu bangsa seperti cita-cita pendiri PSSI pada 19 April 1930 lalu. Intinya sepakbola itu mempersatukan bangsa dan bukan menjadi ajang tawuran,’’kata Menpora Roy Suryo dalam jumpa pers mengenai Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2013 di Media Center Kemenpora, Graha Pemuda Senayan Jakarta, Selasa, (3/9).

Oleh karenanya, Menpora berharap melalui turnamen ini masyarakat memperoleh tontonan sekaligus hiburan. Ia juga menegaskan turnamen ini diharapkan akan berkelanjutan siapa pun Menpora-nya.

Sementara itu Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mendukung penuh pelaksanaan turnamen internasional Menpora Cup 2013 yang dilakukan di dua kota yaitu Bandung dan Malang, 20-28 September.

Sekjen PSSI Joko Driyono  dalam kesempatan itu  mengatakan, salah satu bentuk dukungan yang diberikan oleh federasi sepak bola Indonesia di antaranya adalah dengan menyiapkan seluruh perangkat pertandingan mulai dari wasit hingga pengawas pertandingan.

“Kami juga melaporkan turnamen ini ke induk yang lebih tinggi yaitu AFC,” kata usai pertemuan dengan Menpora Roy, pihak penyelenggaraan dan televisi yang akan menyiarkan pertandingan yaitu MNC TV.

Menurut dia, turnamen yang melibatkan tiga tim asing yaitu Central Cost Mariners Australia dan Loyola Meralco Sparks FC dari Filipina serta tim Harimau Muda Malaysia, akan menggunakan sistem setengah kompetisi dan terbagi atas dua grup.

Sedangkan tim Indonesia yang akan turun pada turnamen yang baru pertama kalau digelar adalah Persib Bandung, Sriwijaya FC, Arema Indonesia, Persepam Madura United dan Mitra Kukar.

“Masing-masing juara grup langsung masuk final. Tidak ada lagi perebutan juara tiga,” kata pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu.

Terlaksananya Menpora Cup disambut antusias Menpora Roy Suryo. Menurut dia, persiapan turnamen internasional ini telah dirancang jauh-jauh hari. Hanya saja rencana awal tidak akan mengundang tim-tim asing seperti yang terjadi saat ini.

“Sebenarnya kami ingin mengadu empat tim terbaik dari kompetisi ISL dan empat tim dari IPL. Namun, tim IPL tidak siap karena berbenturan dengan pelaksanaan kompetisi,” katanya.

Menurut dia, pelaksanaan Menpora Cup ini adalah inisiatif negara demi kemajuan sepak bola Indonesia. Untuk itu pihaknya akan mendukung penuh termasuk mempersiapkan diri untuk turnamen di tahun-tahun berikutnya.

Sementara itu Direktur Utama PT Gelora Garuda Indonesia selaku penyelenggara, Muhammad Zein mengatakan, pihaknya hingga saat ini terus mematangkan persiapan. Apalagi waktu pelaksanaan pertandingan sudah dekat.

“Pertandingan pertama adalah antara tuan rumah Persib Bandung melawan Harimau Muda tanggal 20 September. Untuk final akan dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan Malang tanggal 28 September,” katanya.

Menurut dia, dengan dipilihnya Bandung dan Malang sebagai tuan rumah diharapkan mampu membangkitkan animo penonton. Apalagi kedua kota ini memiliki basis suporter yang kuat karena memiliki tim-tim papan atas ISL.

Adapun pembagian grupnya adalah : Grup A (Persib Bandung, Sriwijaya FC, Central Coast Mariners dan Harimau Muda) dan Grup B (Arema Indonesia, Mitra Kukar, Persepam MU dan Loyola Meralco Sparks FC).  TOR-05

 

TINGGALKAN KOMENTAR