JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Tunggal putra pelatnas, Anthony Sinisuka Ginting, gagal melanjutkan langkahnya usai menyerah atas Senatria Agus Setia Putra dari klub SGS PLN 19-21, 18-21 di putaran kedua turnamen Prima Astec Open IX 2013, di GOR Bulu Tangkis Asia Afrika, Selasa malam.

Anthony yang baru menyabet gelar juara turnamen Tangkas 2013 pekan lalu itu harus mengakui keunggulan Senatria yang merupakan seniornya di klub SGS PLN pada pertemuan pertama keduanya.

“Dia memang lebih senior sementara permainan saya kurang matang, kurang sabar dan banyak mati sendiri,” kata Anthony ditemui usai pertandingan, di GOR Bulu Tangkis Asia Afrika, Selasa malam.

Lewat kekalahannya ini, Anthony harus menyimpan rasa penasarannya untuk bisa mengalahkan Senatria. “Saya penasaran sama dia, maunya mengalahkan dia. Target kedepannya bisa main lebih bagus,” ujar pemain berusia 17 tahun itu.

Pelatih tunggal putra pelatnas, Marleve Mainaky, menilai Anthony memang kalah kematangan dalam bermain ketimbang lawannya yang juga lebih agresif.

“Dia juga banyak buang bola di awal game sampai tertinggal 0-5, karena ketinggalannya jauh maka mengejarnya sudah susah. Itu kesalahan awalnya. Dia juga baru saja tampil di Tangkas, sepertinya penampilannya sedang turun. Sebenarnya kalau secara permainan dia tidak kalah,” jelas Marleve.

Sementara itu, Senartria yang menempati unggulan pertama tunggal putra kategori dewasa memang bertekad menjadi juara di turnamen berhadiah total Rp200 juta itu.

“Meskipun pemain yang lain juga cukup sulit,” kata mantan atlet pelatnas yang keluar tahun 2010 itu.

Sementara soal juniornya, Anthony, ia menilai sudah cukup banyak kemajuan terutama dari segi kekuatannya.

“Tetapi tadi dia kurang sabar,” tambah pemain yang kini berlatih di Taufik Hidayat Arena itu. TOR-06

TINGGALKAN KOMENTAR