Karate Popnas Capai Dua Sukses
Penyelenggaraan cabang olahraga karate Popnas 2013, Minggu, (15/9) kemarin di GOR Ciracas Jakarta Timur. Secara keseluruhan pelaksanaan karate selama tiga hari itu dinilai sukses.
Bahkan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PB.Forki, Zulkarnaen Purba mengatakan pelaksanan cabang karate di Popnas 2013 ini mencapai dua sukses yakni suskes dari sisi penyelenggaraan dan sukses prestasi.
Untuk sukses penyelenggaraan, Zulkarnaen menilai secara umum berlangsung baik meski masih ditemui beberapa kekurangan terutama dari sisi perwasitan dan penjurian.
”Jujur saja kita akui, dari sisi penyelenggaraan cabang karate Popnas 2013 ini cukup bagus. Memang masih ada protes atau keluhan dari para peserta mengenai perwasitan dan penjurian. Wasit dan juri masih harus mendapat perhatian ke depan karena peran mereka sangat penting dalam proses pembinaan,”kata Zulkarnaen.
Zulkarnaen yang juga Manajer timnas karate Indonesia itu lebih jauh mengatakan, wasit dan juri memiliki peran penting dalam melahirkan atlet berkualitas.
Jika keberadaan wasit dan juri dalam satu kejuaraan tak bisa memberikan peran yang baik maka itu sama saja membunuh pembinaan.
”Yah ada atlet yang potensial bisa terhenti karirnya hanya karena kepemimpinan wasit dan juri tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, saya sangat setuju wasit dan juri juga harus meningkatkan kualitasnya,”paparnya.
Ia berharap tuan rumah Popnas ke depan, bisa belajar dari penyelenggaraan di DKI Jakarta ini. Syukur-syukur bisa lebih baik dari DKI Jakarta.
Sementara untuk sukses prestasi, Zulkarnaen mengatakan adanya pemerataan kekuatan. Meski tuan rumah DKI sangat dominan, secara keseluruhan peta kekuatan merata. Itu bisa dilihat dari perolehan medali.
Dari 28 daerah ikut Popnas 2013 ini, 17 diantaranya sudah mendapatkan medali. Sedangkan yang 11 daerah yang belum dapat medali, penampilan para atletnya sudah memperlihatkan kemajuan. Mereka rata-rata kalah dalam perebutan perunggu.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR