JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Tim taekwondo Jawa Tengah (Jateng) akhirnya tampil sebagai juara umum cabang taekwondo Popnas 2013. Jateng yang sempat dibayangi ketat Jabar, pada pertandingan hari terakhir di GOR Ciracas Jakarta Timur, Jumat, (20/9) kemarin memperoleh tambahan satu medali emas melalui Jauza Rona Hassani di kelas U-48 kg putri.
Dengan tambahan satu medali emas itu, Jateng secara keseluruhan mengantongi enam medali emas, unggul satu medali emas dari  Jabar.
”Kami puas, apalagi hasil ini dicapai anak-anak dengan perjuangan keras. Peta persaingan taekwondo di Popnas ini sangat ketat,”kata pelatih taekwondo Jateng, Dereck Afsa saat dijumpai Si Bondol.
Sementara itu pelatih kepala tim taekwondo Jabar, Taufik Krisna juga mengakui tingkat persaingan di Popnas 2013 sangat ketat.
”Hampir semua daerah memiliki atlet-atlet bagus, ini menandakan pembinaan taekwondo secara nasional sudah merata.Kini tinggal bagaimana PB.TI mendorong daerah agar potensi itu jangan sampai hilang begitu saja,”katanya.
Jabar sendiri, menurut Taufik, sekembalinya dari Popnas ini akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai persiapan menuju Popnas 2015 yang kebetulan digelar di Jabar.
Pada pertandingan terakhir taekwondo yang mempertandingkan dua nomor itu, Jateng dan DIY berbagi medali emas. DIY merebut medali emas di nomor U-55 kg putra atas nama Rangga Barera yang di final mengalahkan taekwondoin Jateng, Airlangga Mahendra Akbar. Medali perunggu di kelas ini untuk Fernandes B Hay dari Papua Barat dan Rizky Ramadhani (Sulteng).TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR