JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengatakan setidaknya diperlukan waktu sampai lima tahun bagi petenis putra Asia untuk bersaing di tingkat dunia asalkan mereka mendapatkan dukungan penuh.

Satu-satunya petenis putra Asia yang berada di peringkat tertinggi, yaitu 40 dunia, adalah Kei Nishikori asal Jepang dan ia telah berlatih di AS sejak usia 14 tahun.

Sementara itu kebangkinan petenis putri Asia dimotori oleh Li Na asal China yang namanya semakin melegenda di China setelah tampil sebagai juara turnamen Grand Slam Perancis Terbuka pada 2011.

Li Na saat ini bertengger di peringkat lima dunia dan satu-satunya petenis Asia yang mampu menjuarai turnamen Grand Slam.

Menurut Djokovic, bintang tenis kelompok putra sangat dibutuhkan di Asia agar olahraga semakin digemari di Asia.

“Kita ingin meihat semakin banyak petenis putra Asia di turnamen mendatang,” kata Djokovic kepada wartawan di Bejing, Selasa, setelah mengalahkan bintang Ceko Checks Lukas Rosol 6-0, 6-3.

“Dengan semakin besarnya dukungan dan kesadaran terhadap tenis, saya kira Anda bisa berharap sukses,” katanya.

Namun Djokovic mengatakan bahwa Asia masih memerlukan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan pemain yang mampu berkiprah di tingkat dunia.

“Adalah hal yang tidak realistis bagi petenis Asia pada saat ini karena mereka belum bisa meraih sukses di turnamen Grand Slam.” katanya.

Petenis China dengan peringkat terbaik dunia saat ini adalah Zhang Ze yang berada pada peringkat 193.

Zhang kemudian tersingkir di China Terbuka setelah dikalahkan petenis Australia Bernard Tomic 7-6 (7/4). 6-4.

Pengembangan tenis di China dibantu oleh popularis global para petenis atas seperti Djokovic.

Petenis asal Serbia itu oleh penggemar China dipanggil “Little D,” kata “Xiao De” dalam bahasa Mandarin dan ia hampir memiliki 1.200.000 pengikut di Sina Weibo, semacam Twitter-nya China.TOR-03

 

TINGGALKAN KOMENTAR