JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Kejuaraan Berkuda Nomor Equestrian Gading Open yang digelar Equestrian Federation Indonesia (EFI), 22-24 Nopember mendatang di Detasmen Kavaleri Parongpong, Lembang Jabar menjadi ajang pemantapan bagi atlet berkuda Indonesia menjelang tampil di SEA Games ke-27, Desember mendatang di Myanmar.
Oleh karenanya, seluruh atlet pelatnas berkuda diwajibkan tampil dalam even yang juga merupakan final FEI Worl Jumping SEA League. Beberapa atlet Negara Asean juga memanfaatkan even ini sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games.
Namun Manajer Tim SEA Games Prasetyana Sumiskun mengatakan, even ini sudah tak mempengaruhi komposisi atlet yang dikirim ke SEA Games. ‘’Seleksi untuk atlet Pelatnas sudah final.. Atlet Indonesia yang akan tampil seperti Ferry Wahyuadianto akan tampil di ajang ini.”Tim berkuda Indonesia sendirii akan berangkat 7 Desember nanti. Pasalnya, 10 Desember untuk nomor endurance sudah mulai bertanding,” kata pria yang akrab dipanggil Tyon itu.
The Gading Open yang juga merupakan Final FEI World Jumping SEA League ini merupakan ajang pembuktian siapa yang akan menjadi atlet terbaik ASEAN yang akan mengikuti FEI Rolex World Cup Jumping Final di Swedia tahun depan..
Sementara itu President Event Tha Gading Open, Larasati Gading, kejuaraan kali ini terasa dasyat karena merupakan gelar pamungkas olahraga equestrian di Indonesia. ”Kami mengundang peserta dari ASEAN karena final SEA League. Sekaligus sebagai ajang pencarian poin. Selain itu, kami pun mendatangkan juri dari negara ASEAN,” kata Larasati dalam jumpa wartawan di Jakarta, Senin (18/11).
Wanita cantik keturunan Jerman yang selalu didampingi suami tercinta Irvan Gading itu juga mengatakan ajang ini menjadi strategis karena bagian dari pemantapan persiapan para atlet Indonesia yang akan bertanding di SEA Games Myanmar.
“Ajang ini sebagai persiapan akhir sebelum mereka berangkat ke Myanmar,” tambah Larasati yang juga atlet berkuda nasional ini.
Diperkirakan sekitar 150 atlet akan mengikuti kejuaraan ini. Pihak penyelenggara juga mengundang sejumlah wasit international seperti Fuangvich Amruth Deva(Thailand), Chalermchan Yotviriyapanith (Thailand), dan Eu Jeung Lee (Korea).
Dalam kesempatan itu, Ketua Bidang Luar Negeri dan Hukum KONI Pusat, Albert Ingkiriwang menyambut baik dan gembiran kejuaraan ini. Ia menilai, EFI telah membantu pemerintah dalam mengembangkan olahraga berkuda khususnya equestrian di tanah air sekaligus mengangkat citra bangsa di luar negeri.
‘’Apa yang dilakukan EFI sungguh sangat strategis karena mereka telah membantu pemerintah dalam mengembangkan olahraga berkuda khususnya equestrian. Selain itu, prestasi atlet berkuda Indonesia di tingkat internasional juga membanggakan,’’papar pria asal Manado, Sulut ini. TOR-02

TINGGALKAN KOMENTAR