JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Disaksikan Menpora Roy Suryo, Menteri Negara Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Nyonya Linda Agum Gumelar, tim sepakbola SIWO PWI Jakarta kembali menjuarai turnamen sepakbola Piala Agum Gumelar Cup VIII-2013 setelah di partai final mengalahkan kesebelasan Selebritis dengan skor 3-0 di Lapangan Timnas PSSI Gelorang Bung Karno Jakarta, Minggu (15/12/).
Ini merupakan sukses kedua bagi tim yang mayoritas wartawan peliput olahraga di ibukota itu setelah tahun 2012 lalu. Tim SIWO Jaya yang ditukangi pelatih Faisal ‘’Rickard’’ Kreff itu unggul lebih dulu pada menit 21 melalui gelandang lincah Lody Hutabarat (Metro TV).
Dua gol lainnya diciptakan striker flamboyant Faruk (Lampu Hijau). Sebelumnya dalam laga perebutan tempat tiga dan empat, tim Celebritis yang merupakan gabungan musisi dan presenter berhasil mengalahkan tim Persatuan Artis Komedian Indonesia (Paski) dengan skor 3-2.
Sebagai juara, tim SIWO yang berintikan pemain Porwanas 2013 ini merebut Piala Agum Gumelar sekaligus hadiah uang pembinaan Rp.25 juta. Tim Selebritis yang menjadi runner-up memperoleh Rp.15 juta, sedangkan tim Celebritis yang menempati posisi ketiga mendapat hadiah uang Rp.10 juta.
Tim Paski yang menduduki posisi keempat berhak atas hadiah uang Rp.5 juta, Pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak masing-masing mendapatkan hadiah uang Rp.1 juta.
Acara puncak penyerahan piala Turnamen Sepakbola Piala Agum Gumelar VIII-2013 akan dilaksanakan di Ballroom Hotel Sultan Jakarta tanggal 17 Desember 2013 malam hari.
Turnamen Sepakbola Piala Agum Gumelar VIII/2013 ini berlangsung dua hari (14-15 Desember). Selain sepakbola, Piala Agum Gumelar juga diperebutkan di cabang boling dan golf.
Seusai laga final, semua tim peserta berfoto bersama dengan Agum Gumelar, Menpora Roy Suryo yang didampingi isteri dan Nyonya Linda Agum Gumelar.
Agum Gumelar yang pada tanggal 17 Desember nanti genap berusia 68 tahun itu mengaku bangga dan gembira melihat tingginya antusiasme para peserta.
Meski sempat diwarnai gesekan sedikit di lapangan, Agum mengatakan hal itu masih wajar. Yang penting, nilai-nilai sportifitas dan fair play dijunjung tinggi.
‘’Saya berharap melalui turnamen ini, kita semua dalam nuansa kebersamaan. Keakraban harus dipupuk di antara kita semua. Mudah-mudahan tahun depan akan lebih semarak lagi,’’papar Agum yang didampingi Ketua Panpel, Agus Susanto dan Penanggung jawab, Tubagus Adi itu.

TINGGALKAN KOMENTAR