Linda menang mudah putaran pertama di Makau

Linda Wenifanetri. (Persatuan Bulu Tangkis Indonesia/PBSI)
JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Atlet tunggal putri pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Linda Wenifanetri memenangi laga putaran pertama turnamen Makau Terbuka 2015 dengan mudah dalam waktu 28 menit.

“Linda sudah mampu mengantisipasi angin di lapangan. Dari sisi permainan dan teknik, Linda juga lebih unggul dibanding lawannya,” kata pelatih tunggal putri pelatnas PBSI Edwin Iriawan seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam situs resmi mereka, Rabu malam.

Linda menang mudah atas wakil Taiwan Cheng Chi Ya dengan skor telak 21-11, 21-9. Linda mampu mendominasi keseluruhan game meskipun Cheng sempat beberapa menyamakan kedudukan pada game pertama.

Atlet asal Suryanaga Surabaya itu sudah unggul 9-4 sempat nyaris terkejar saat Cheng mendekat dan menyamakan angka 11-11 pada game pertama. Tapi, Linda mampu bertahan dengan irama permainannya sedangkan Cheng justru banyak membuat kesalahan yang justru menguntungkan atlet Merah-Putih itu.

Pada game kedua, Linda sudah jauh memimpin hingga 11-3 pada interval game kedua. Cheng semakin tidak terkendali dengan keunggulan altet berusia 25 tahun itu dan terus ketinggalan 3-16 hingga 9-21.

Linda menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke pertandingan putaran kedua turnamen berhadiah total 120 ribu dolar AS itu setelah lima tunggal putri lain Indonesia gugur pada putaran pertama.

Dua atlet putri pelatnas PBSI Hanna Ramadhini dan Fitriani takluk dalam tiga game pada pertandingan putaran pertama. Hanna kalah dari wakil Taiwan Hung Shih Han 21-17, 12-21, 18-21. Sedangkan Fitriani kalah dari atlet Hong Kong Cheung Ngan Yi 24-22, 14-21, 14-21.

“Hanna dan Fitri terkendala angin di lapangan. Ketika tidak mampu mengendalikan pukulan sesuai angin di lapangan, mereka langsung panik. Berbeda dengan Linda yang sudah biasa mengatasi angin. Saya rasa bukan soal jam terbang, tapi soal mental atlet saat bertanding,” kata Edwin.

Dua atlet putri klub Jaya Raya pun gagal melaju ke putaran kedua yaitu Adriyanti Firdasari dan Ruselli Hartawan. Adriyanti kalah dari atlet Tiongkok Chen Yufei 10-21, 6-21. Sedangkan Ruselli kalah dari wakil lain Tiongkok He Bingjiao 17-21, 13-21.

Atlet putri lain Indonesia Yulia Yosephin Susanto yang mengawali pertandingan dari babak kualifikasi takluk dari wakil Jepang Yui Hashimoto 8-21, 8-21. TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR