Persib tahan imbang PSM 2-2 di Makassar

Dokumentasi pendukungPersib Bandung meneriakkan yel-yel mendukung timnya saat menghadapi Sriwijaya FC dalam final Piala Presiden di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (18/10). Persib menjadi juara setelah menang dengan skor 2-0.( FOTO/Akbar Gumay)

MAKASSAR-(TribunOlahraga.com)
Persib Bandung sukses merebut satu poin usai menahan imbang tuan rumah PSM dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu malam.

Empat gol yang tercipta dalam pertandingan tersebut masing-masing untuk PSM dipersembahkan Titus Bonai (menit ke-8) serta Ronald Hikspoors pada menit ke-65. Sedangkan dua gol Persib dicetak Febri Hariyadi (menit ke-17) serta Jefri Kurniawan saat pernadingan masuk injuri time.

Pelatih Kepala PSM Makassar, Robert Rene Alberts usai laga mengaku tim manapun jika bermain sepuluh pemain tentu akan sulit menang dan itu sudah menjadi konsekuensi.

“Kartu merah Zulvin Zamrun tentu memberikan dampak kepada tim. Untuk pertahann memang masih kurang dan tentu harus dievaluasi lagi kedepan,”ujarnya.

Kapten PSM, Ardan Aras juga mengomentari soal kartu merah yang diraih Zulvin dalam pertandingan tersebut dirinya yakin semua pemainpasti tak ingin mendapat kartu merah.

Sementara Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman mengaku bersyukur bisa raih poin di Makassar. Dirinya juga menyayangkan gol kedua PSM yang dinilainya lebih dulu terjadi sebuah pelanggaran.

“Pertanyakan saja janji wasit akan pimpin secara fair. Siapapun lawan kami siap yang penting fair. Kmai juga intruksikan angan down gara-gara kejadian itu dan akhirnya kita bisa mencetak gol balasan,”ujarnya.

Seperti prediksi PSM yang berstatus tuan rumah langsung mengambil inisiatif penyerangan demi mencetak gol cepat.

Upaya itu akhirnya berbuah manis dengan lahirnya gol cepat dari Titus Bonai pada saat pertandingan baru berjalan 8 menit.Gol ini berawal dari umpan lambung Zulvin Zamrun dari lini pertahanan.

Titus Bonai akhirnya mampu memanfaatkan umpan itu dengan sebuah tendangan terukur. Sebelum melepaskan tendangan, Tibo lebih dulu melewati hadangan penjaga gawang Persib M Natsir yang memutuskan keluar dari sarangnya.

Unggul 1-0 membuat tim kebangaan masyarakat Makassar dan Sulsel itu terus meningkatkan tempo permainan. Begitupun dengan tim Maung Bandung juga berani mencoba bermain terbuka untuk bisa menyamakan kedudukan.

Persib juga mendapatkan peluang melalui aksi individu Febri Hariyadi yang menyisir di sektor kiri pertahanan PSM Makassar. Sayang tendangannya dari luar kotak penalti pada menit ke-15 masih begitu lemah sehingga tidak menyulitkan penjaga gawang PSM Syaiful.

Sebaliknya PSM langsung membalasnya semenit kemudian melalui M Rahmat. Pemain bernomor punggung 11 itu mendapatkan umpan matang dari Titus Bonai, sayang tendagannya masih jauh melambung diatas mistar gawang Persib.

Febri Hariyadi akhirnya tidak menyia-nyiakan peluang keduanya pada menit ke 17 sekaligus membuat skor menjadi 1-1.

Gol balasan Persib ini setelah umpan matang dari Marcon Flores dari tengah lapangan berhasil melewati Zulvin Zamrun yang akhirnya bisa dijangkau Febri sebelum melepaskan tendangan terukur yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang PSM.

Memasuki babak kedua, PSM kembali mengambil inisiatif penyerangan. Sejumlah peluang juga berhasil tercipta namun belum mampu memperbesar kedudukan.

Begitupun dengan tim Persib Bandung juga tetap meladeni permainan terbuka tim tuan rumah dengan kepercayaan diri tinggi. Bahkan Persib Bandung melalui Febri Hariyadi kembali nyaris membuat gol pada menit ke 50.

Untung tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti berhasil diblok penjaga gawang muda PSM Syaiful sehingga skor tetap bertahan 1-1.

Pada menit ke-59, PSM melakukan pergantian pemain dengan menarik M Rahmat dan memasukkan Ridwan Tumainella untuk lebih mempertajam penyerangan PSM.

Ronald Hikspoors akhirnya mampu membawa PSM unggul atas PSM pada menit ke-65 usai memanfaatkan bola muntah yang gagal ditangkap dengan sempurna Muhammad Natsir.

Gol ini sendiri mendapatkan protes dari kubu Persib Bandung karena menganggap Muhammad Natsir mendapatkan gangguan dari Syamsul Chaeruddin sehingga tidak mampu menangkap bola dengan sempurna yang mampu dimaksimalkan.

PSM akhrinya harus bermain dengan 10 pemain setelah Zulvin Zamrun setelah mendapatkan kartu kuning kedua usai melanggar Febri Hariyadi.

Keunggulan pemain membuat permainan Persib terus berkembang dan kembali mengurung pertahanan PSM. Upaya itu akhirnya terwujud saat memasuki masa injuri time melalui gol Jefri Kurniawan yang memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti.

Gol ini sekaligus merubah skor menjadi 2-2 dan tetap bertahan hingga wasit meniup tanda berakhirnya pertandingan.TOR-10

TINGGALKAN KOMENTAR