Hari Pertama Bersama Kryzstov Martens

Hari Pertama Bersama Kryzstov Martens

315
0

Bert Toar Polii
Oleh : Bert Toar Polii

Hari ini adalah hari pertama, Kryzstov Martens pelatih caliber dunia asal Polandia mulai melatih Pelatnas Bridge Asian Games 2018.

Sebagai pelatih maupun pemain professional, rekam jejaknya tidak usah diragukan lagi. Sampai saat ini ia telah melatih di 28 negara berbeda dengan sukses terakhir, tim asuhannya Belanda dan Jerman keluar sebagai peringkat satu dan dua di kejuaraan Eropa.

Ketika memperkenalkan diri kepada para pemain ia menyatakan dalam segala hal tujuannya utamanya adalah bagaimana meraih sukses.
Jadi ketika menerima tawaran Indonesia untuk menjadi pelatih ia begitu tertantang untuk membantu meraih sukses.
Untuk itu ia akan memperkenalkan beberapa konsep yang menurutnya berguna untuk meningkatkan kemampuan para pemain.

Foto Suharto Olii.

Para pemain pelatnas bridge Asian Games 2018 tengah menyimak pembekalan dari pelatih bridge asal Polandia, Kryzstov Martens, pada hari pertama pelatnas di PKBI Jakarta Selatan, Jumat, (2/2). (Foto/Bert Toar Polii)

Pertama dalam hal bidding atau penawaran, ia mengharapkan agar semua pasangan mempunyai pengertian yang sama tentang sistim dan konvensi yang digunakan. Ia juga ingin agar kemapuan teknik declarer play, defense meningkat karena mengenal tema-tema permainan sehingga bisa mengambil kesimpulan dalam waktu yang lebih singkat. Ini akan menguntungkan, karena semakin cepat kita bermain maka kesempatan lawan untuk bersiap menjadi terbatas.
Hand evaluation juga akan menjadi perhatian karena ini akan sangat berpengaruh saat melakukan “judgment. Apakah untuk bid, pass atau double. Atau apakah lead pasif atau aktif.

Sessi pertama ia mengadakan “practice bidding” untuk opening 1D kemudian partner response 1H dan opener rebid 2D yang berarti pegang 6+ kartu D.
Selama ini umumnya para pemain kita akan bid :
1D 1H
2D 2H Natural Non Forcing
2S Fourth Suit Forcing
2NT Invitational
3C Natural Forcing
3D Invitational
3H Natural Invitational.

Menurut Kryztov, ia membagi konvensi yang dikenal menjadi 4 kategori, yaitu C, D, H dan S. Apa yang umum digunakan adalah kategori C atau Club. Buat pemain professional itu sangat tidak cukup.

Ia mengharapkan para pemain bisa memainkan konvensi kategori S atau Spade. Memang jelas ini lebih sulit. Tapi untuk berhasil tidak ada jalan lain kecuali kita harus lebih baik dari pesaing kita.

Foto Suharto Olii.

Kryzstov Martens didampingi Ketua Umum PB.GABSI Ir.Eka Wahyu tengah diwawancarai media pada hari pertama pelatnas Asian Games 2018 di PKBI Jakarta Selatan, Jumat, (2/2). (Foto/Bert Toar Polii)

Konsep yang dia bagigan memang lebih lengkap. Namun ada kerugian kecil yang harus kita terima.
Apa itu? 2NT ketimbang digunakan untuk invite lebih baik digunakan untuk mengeksplore pegangan opener lebih lanjut. Untuk invite dibebankan ke bid 3D atau gambling langsung 3NT.
Konsepnya menjadi :
1D 1H
2D 2H Natural Non Forcing
2S Natural atau Semi Natural
2NT FG
3C Natural atau Semi Natural
3D Invitational
3H Natural Invitational.

Bid 2S dan 3C, tugas opener adalah bid 3NT dengan stopper C atau S. Itu yang menjadi prioritas bukan 3 kartu support H.
Pegangan lain diluar bid 2S dan 3C maka digunakan bid 2NT.
1D 1H
2D 2NT
3C 3 Kartu Support H
3D Short C
3H Short H
3S Short S
3NT Tidak ada short dan 3 kartu H.

1D 1H
2D 2NT
3C 3D Fit D eksplore kartu anda partner
3H Short C
3S Short S
3NT Tidak ada short

1D 1H
2D 2NT
3C 3H Fit H eksplore kartu anda partner
3S Short S
3NT Tdk ada short, tidak ada ekstra
4C Short C
4D Tdk ada short, ekstra

Contoh :
S J108 S KQ84
H – H J1065
D KJ87642 D A86
C AQ10 C K8

1D 1H
2D 2NT
3H 4D
4H void Selanjutnya mudah untuk bid 5D atau 6D
Papan ini umumnya akan berakhir 3NT dimeja lain. Ganti H10 dengan H8 maka 3NT kemungkinan mati. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR