Lapangan di GOR Ranau Jakabaring Palembang, Sumsel sudah siap menggelar pertandingan cabang sepak takraw Asian Games 2018 (Foto/Olii)

Pertandingan cabang sepak takraw Asian Games 2018 baru akan dimulai 19 Agustus hingga 1 September di GOR Ranau, Jakabaring Sport Complex (JSC) Palembang, Sumsel. Berdasarkan data dari panitia, cabang sepak takraw Asian Games 2018 diikuti 16 negara dan semuanya sudah berada di Palembang.

Di Asian Games ke-18 ini, sepak takraw mempertandingkan enam nomor (4 putra dan 2 putri) dan memperebutkan enam medali emas. Yang menarik tentunya menakar peluang tuan rumah Indonesia.Gambar mungkin berisi: orang berolahraga, lapangan basket dan stadion

Sebagai tuan rumah, tim sepak takraw Indonesia tentu berharap mampu meraih prestasi tertinggi yakni medali emas. Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB.PSTI) pun berani mematok target 2 medali emas.

Namun PB.PSTI melalui Ketua Umum-nya Asnawi Abdulrahman tidak merinci lebih jauh dari mana datangnya 2 medali emas itu. Dengan tingkat persaingan yang begitu ketat, tentu mewujudkan target 2 emas tersebut bukan perkara mudah.Hasil gambar untuk foto ketum psti asnawi abdulrahmanAsnawi Andulrahman (Foto/ist)

”Intinya kita sebagai tuan rumah akan berjuang mewujudkan target medali emas itu tetapi dengan cara fair play. Ya buat apa kita dapat medali emas dengan cara-cara yang tidak terhormat. Bapak Presiden Jokowi pun menekankan bahwa raihlah prestasi tinggi di Asian Games 2018 ini dengan cara yang sportif dan fair play,”paparnya.

Mantan pemain dan pelatih nasional, Amril mengakui peluang untuk mendapatkan dua medali emas itu memang sangat terbuka. Hanya saja, lanjut dia, faktor undian ikut berpengaruh.”Kalau tim kita berada di grup yang tidak terlalu keras misalnya gabung dengan tim di luar Thailand atau Malaysia, peluang itu ada. Kita berharap, faktor tuan rumah memberikan keuntungan bagi tim kita,”papar Amri.TOR-08

 

TINGGALKAN KOMENTAR