Oleh : Bert Toar Polii

PB Gabsi baru saja usai menggelar Grand Final Liga Bridge Siswa Nasional pada tanggal 9-11 Nopember 2018 di Wisma PKBI Jakarta Selatan.Event ini merupakan puncak dari Liga Bridge Siswa Nasional yang digelar setiap bulan di berbagai kota besar di Indonesia selama kurang lebih 7 kali penyelenggaraan.

Liga Bridge Siswa Nasional adalah event unggulan PB Gabsi untuk menyerap antusias para pelajar yang banyak menggemari olahraga bridge terutama di berbagai daerah terpencil. Karena dengan event ini maka para pelajar tidak perlu harus mengeluarkan biaya besar karena mereka bisa bertanding di kotanya sendiri atau diibukota Propinsi.

Event yang dipercayakan kepada Ir. Iskandar dari Surabaya untuk menjadi penyelenggara event ini telah berlangsung rutin setiap tahun dan diminati oleh cukup banyak Propinsi.
Nah para juara di Liga Bridge Siswa di berbagai Propinsi ini diberikan kuota untuk bertanding di Grand Final yang selama ini diselenggarakan secara berpindah-pindah di berbagai kota yang memintanya.

Tahun ini diselenggarakan di Jakarta, dimana para peserta yang berhak dibantu penginapan dan makan oleh PB Gabsi.Tahun ini diselenggarakan 3 nomor, SD yang diikuti 16 pasangan dari 9 kota, SMP diikuti 20 pasangan dari 11 kota dan SMA yang terbanyak 27 pasangan 15 kota di Indonesia.
Setelah bertanding 3 hari, hasilnya terbagi merata di berbagai kota.
SD
1. Minyeo Kairupan – Jaedon Kairupan (Manado)
2. Betrand Barahama – Putra Nurhamidin (Minahasa Utara)
3. M Machfakayla Y – Bayu (Boja)
SMP
1.Fatma Latansa – Faizal Daya A (DKI)
2. Airlangga Satria Agung – M Bagas Fisabililah (Kediri)
3. Angelica Rompas – Christofel Katiangdagho (Manado)
SMA
1. Alwi Habibie Gunawan – M Fathur Razaq (Langkat)
2. Junio Bernard Raranta – Amalia Hasanah (DKI)
3. M Robhitus S – M Anwar M (Jember). TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR