Penulis bersama tim Jasa Marga pernah merasakan juara beberapa tahun yg lalu.(Foto/Bert Toar Polii)

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Empat tim asing ikut memeriahkan Turnamen Bridge Internasional Telkom Indonesia Open 1/2018 yang berlangsung 15-20 Noepmber di Smart Building PT Telkom, Jakarta. Selain empat tim asing, turnamen yang semula level nasional ini juga diikuti tim dari luar Jawa.Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan dalam ruangan

Menurut praktisi bridge nasional, Bert Toar Polii, Turnamen Telkom Indonesia Open 2018 ini dipastikan akan berlangsung rutin setiap tahuin dan menjadi agenda resmi PB.GABSI. Ketika masih level nasional, turnamen ini selalu digelar di Bandung, Jabar.

Bert Toar Polii menambahkan, Turnamen kali ini juga sekaligus memperkenalkan “Smart Building” PT Telkom yang baru diresmikan oleh Presiden Jokowi sekitar 3 minggu yang lalu. Turnamen dengan tema Bridge Improve our Culture memang terlihat lebih bergengsi karena diselenggarakan di gedung yang sarat dengan IT.

Apalagi bridge adalah permainan dengan tema yang sejalan dengan apa yang dilakukan oleh semua yang terlibat di PT Telkom. Mengumpulkan data, mengolahnya kemudian memutuskan dan bertindak.Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Dalam upacara pembukaan, pimpinan PT Telkom telah menjanjikan turnamen ini akan diadakan setiap tahun dan berharap tahun depan akan semakin banyak peserta dari luar negeri ketimbang tahun ini yg baru ada 4 tim.

Tapi beruntung banyak sekali peserta dari luar Jawa yang berdatangan tahun ini. Turnamen ini dulunya bernama Dirut Telkom Cup yang sempat diselenggarakan 3 kali pada tahun 1971,72 dan 73. Kemudian berlanjut lagi menjadi Telkom Indonesia Open (TIO).TOR-08/Bert Toar Polii

TINGGALKAN KOMENTAR